youtube channel

Channels

Gisel Pastikan Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Sudah Diketahui Polisi

Gisel Pastikan Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Sudah Diketahui Polisi

Gisel memastikan kepolisian telah menunjukan langkah berarti terkait kasus video syur yang mirip dengannya secara hukum mulai menemui titik terang. (Gisel/ Foto: Istimewa)

Gisel gembira identitas terduga pelaku penyebaran video syur yang mirip dirinya sudah diketahuinya.

antvklik.com - Penyanyi Gisella Anastasia atau Gisel memastikan kepolisian telah menunjukan langkah berarti terkait kasus video syur yang mirip dengannya secara hukum mulai menemui titik terang.

Gisel gembira bahwa identitas terduga pelaku penyebar video syur yang mirip dengannya mulai terkuak saat dirinya menyambangi gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (14/2/20020).

"Udah tadi ditunjukin orangnya (satu) diliatin," kata Gisel di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (14/2/2020).

Gisel menerangkan bahwa terduga pelaku yang ditunjukan kepadanya bukanlah orang pertama yang memunculkan video syur tersebut di media sosial.

Namun, terduga tersebut adalah orang yang paling banyak menyebarkan video syur secara berlebihan. Sedangkan pelaku pertama orang yang menyebarkan pertama kali tak diketahui.

"Tadi sih ada satu, yang kita lihat yang paling banyak nyebarin. Karena kalau yang pertama buat benar-benar sudah enggak bisa keliatan sama sekali, anonymous," kata Gisel.

Kekasih pebasket Wijin ini mengatakan bahwa kasus yang dilaporkan ini merupakan bagian dari langkah hukum agar menimbulkan efek jera pelaku penyebar video di lain waktu.

"Aku harus kasih efek jera aja untuk orang-orang supaya lain kali bisa ngerti gitu, kalau nyebarin aja itu bisa terkena pasal," terangnya.

Seperti diketahui, kasus penyebaran dengan konten video syur mirip Gisel ini sempat menyita perhatian publik. Gisel yang didukung mantan suaminya Gading Marten akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya untuk mencari titik terang secara hukum terkait kasus ini.

Laporan Gisel terdaftar dalam nomor laporan LP/6864/X/2019/Dit. Reskrimsus, tanggal 25 Oktober 2019 melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments