youtube channel

Channels

Anang Hermansyah Sebut Penobatan Kota Musik Hanya Politik Pemda

Anang Hermansyah Sebut Penobatan Kota Musik Hanya Politik Pemda

Anang Hermansyah Sebut Penobatan Kota Musik Hanya Politik Pemda

- Saat perayaan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2018 lalu, pemerintah Indonesia melakukan penobatan Kota Musik untuk beberapa daerah di Tanah Air.

antvklik.com - Sejumlah daerah yang dinobatkan sebagai Kota Musik yakni Ambon dan Bandung. Namun sayangnya, penobatan dua kota ini dikritik oleh Anang Hermansyah.

Anang Hermansyah sebagai Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mengritisi penobatan Kota Musik untuk sejumlah kota tersebut. Menurutnya, penobatan itu hanya seremonial saja.

"Saya melihat penobatan Kota Musik hanya seremonial saja. Belum menyentuh substansi persoalan," kata Anang seperti ANTVklik kutip dari Viva.co.id

Bagi dia, dinobatkannya Ambon dan Bandung sebagai kota musik harus diikuti dengan hadirnya regulasi dari pemerintah daerah. Cara ini lebih konkret, ketimbang sekadar penobatan sebagai Kota Musik.

Menurut Anang, pemerintah harus bertindak nyata dengan tidak sekadar mendaulat kota dengan sebutan Kota Musik. Sebaiknya, pemerintah turun dalam penyusunan regulasi di daerah.

"Pemerintah daerah dapat membuat regulasi yang kondusif bagi perkembangan musik di daerah, seperti persoalan hak royalti, rumah karaoke, serta pengembangan potensi musik di daerah," ujar suaminya Ashanty itu.

Menurut ayah empat anak ini, Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan memasukkan musik sebagian bagian dari kebudayaan, serta Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dapat dijadikan tolak ukur bagi Pemda untuk menerbitkan Perda atau Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

"Saya kira, ini soal kehendak politik Pemda saja. Sayangnya, sampai saat ini Pemda terjebak pada agenda selebrasi Kota Musik, tetapi miskin substansi," ucap sang musisi senior ini.

Baca juga:


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments