youtube channel

Channels

Viral Video Aparat Bubarkan Hajatan Kawinan di Mojokerto Untuk Cegah Corona

Viral Video Aparat Bubarkan Hajatan Kawinan di Mojokerto Untuk Cegah Corona

Tamu udangan hajatan kawinan di Mojokerto dibubarkan aparat untuk cegah penyebaran corona (Foto tangkapan layar youtube)

Viral di media sosial Video pembubaran hajatan kawinan di Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto. Pembubaran hajatan oleh aparat untuk mencegah penyebaran virus corona itu dilakukan saat ramai tamu undangan.

antvklik.com - Video pembubaran hajatan kawinan diunggah di facebook oleh akun Akhmad Fathoni Assookoi pada Rabu (25/3) pukul 20.12 WIB. Video berdurasi 2 menit 9 detik itu sudah sempat mendapat like 1.481 kali serta mendapat 346 komentar.

Dalam video nampak polisi dan Kepala Desa Mojokarang datang ke tempat hajatan saat ramai tamu undangan. Kursi-kursi hampir semuanya penuh. Hajatan nikahan ini terlihat digelar di depan rumah salah seorang warga yang menjadi tuan rumah.

Kepala Desa menyampaikan larangan kegiatan pengumpulan massa melalui pengeras suara. Dia didampingi Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady yang memakai baju preman serta dua anggotanya yang berseragam. Sementara seorang anggota polisi berseragam lainnya berjaga di jalan masuk ke tenda hajatan.

"Untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengumpulan massa saya larang mulai hari ini. Apapun bentuk kegiatannya, ya. Mohon didengarkan. Tidak ada lagi kegiatan yang bersifat berkumpul atau yang mengumpulkan massa lagi," ujar Kepala Desa Mojokarang di lokasi.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Mojokarang juga meminta para pemilik warung kopi tidak menarik berkumpulnya masyarakat. "Tolong untuk yang mempunyai warung kopi dan sebagainya, tolong dipatuhi ini. Kalau saya kontrol malam ada warung kopi yang banyak anak karang taruna dan orang-orang, saya akan membubarkan. Paham?," tegasnya.

Giliran Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady yang memegang pengeras suara meminta para tamu pulang. Dia mengingatkan para tamu tidak lupa menyerahkan amplopnya kepada tuan rumah. Para tamu pun beranjak dari kursi masing-masing untuk pulang.

Video itu kini sudah tidak dapat diakses di akun Facebook Akhmad Fathoni Assookoi, namun kini muncul di youtube diunggah oleh akun media Suara Mojokerto. Berikut videonya:


icon featured

Popular

icon featured

Comments