youtube channel

Channels

Vera Oktaria, Korban Mutilasi, Dimakamkan di TPU Telaga Swidak Palembang

Vera Oktaria, Korban Mutilasi, Dimakamkan di TPU Telaga Swidak Palembang

Prosesi pemakaman Vera Oktaria (20).

antvklik.com - Jenazah Vera Oktaria (20), korban mutilasi, hari ini dimakamkan di TPU Telaga Swidak Palembang, Sumatera Selatan. Sebelum kematiannya, Vera Oktaria (20) pernah curhat kepada temannya perihal kekasihnya sering marah dan menganiaya dirinya.

- Setelah disholatkan di mesjid dekat rumah duka Jalan H. Azhari Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Sumatera Selatan, jenazah Vera Oktaria (20) diberangkatkan ke TPU Telaga Swidak, Palembang, Sumatera Selatan.

Banyak pihak keluarga dan kerabat turut mengantar menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya. Semasa hidupnya, korban dikenal rekannya sebagai sosok yang baik dan pendiam.

Sebelum ditemukan tewas dalam kondisi dimutilasi, Vera sempat curhat kepada dua temannya bernama Salsa dan Mia tentang hubungannya dengan seorang cowok. Pacarnya itu sering marah-marah dan menganiaya dirinya.

“Pas dua minggu lalu aku main ke tempat dia (Vera), dia cerita kalau sudah tak tahan lagi sama cowok itu. Dia sudah disiksa cowoknya sampai kepalanya luka, sampai nangis-nangis. Tapi cowoknya itu ngancam. Pekerjaan cowoknya sebagai anggota TNI, baru selesai pendidikan,” kata Mia.

Vera Oktaria (20) ditemukan tewas tanpa identitas dan dalam kondisi dimutilasi di kamar Penginapan Sahabat Mulia Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan dan Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan.

Polisi bergerak cepat mengidentifikasi korban. Suhartini (50) warga kawasan 16 Ulu Palembang meyakini korban mutilasi tersebut adalah anaknya yang bernama Vera Oktaria, setelah melihat langsung ciri-ciri fisik ada anting-anting dan bekas luka di tangan.

Aparat gabungan dari Polda Sumatera Selatan dan Polres Muba masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya. Kekasih Vera, masuk dalam daftar orang yang dicurigai sebagai terduga kuat pelaku mutilasi. Namun demikian, petugas masih harus mengumpulkan banyak bukti.

“Sementara dugaan awal kekasihnya. Dari informasi yang didapat, dia masuk bersama seorang laki-laki di penginapan tersebut. Tapi kita masih selidiki dan cari betul infomasi yang akurat," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Kombes Supriadi, Sabtu (11/5/2019).

(Pebriansyah | Palembang)


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments