youtube channel

Channels

Bercengkerama dengan Ubur-ubur Langka Tanpa Sengat di Derawan

Bercengkerama dengan Ubur-ubur Langka Tanpa Sengat di Derawan

Bercengkerama dengan Ubur-ubur Langka Tanpa Sengat di Derawan

antvklik.com - - Keberadaan ubur-ubur biasanya jadi momok menakutkan bagi yang sedang berenang di laut. Jika terkena sengatnya, akan terasa sangat menyakitkan dan dapat menginfeksi tubuh. Bahkan ada jenis ubur-ubur yang masuk dalam kategori mematikan. Namun di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terdapat ubur-ubur langka tanpa sengat.

Disebut langka di dunia, karena ubur-ubur tanpa sengat ini, selain di Indonesia, hanya dapat dijumpai di Palau, sebuah negara kepulauan di Samudera Pasifik. Namun istimewanya, di Derawan memiliki lebih banyak spesies ubur-ubur tanpa sengat dibanding Palau.

Pulau Kakaban tidak berpenghuni dan tidak boleh kemping (foto: Faisal ANTV)

Ubur-ubur tanpa sengat di Derawan tepatnya berada di sebuah danau di Pulau Kakaban, bagian dari gugusan kepulauan Derawan. Pulau seluas 774 hektar ini memiliki danau air payau, yang terisi dari guyuran hujan dan rembesan air laut. Nama Kakaban sendiri dalam bahasa setempat berarti pelukan, pulau yang sedang memeluk sebuah danau.

Danau Kakaban yang seluas 5 km adalah danau purba yang terbentuk dari sebuah atol berupa karang jutaan tahun lalu. Sepanjang masa itu, terumbu karang disekelilingnya naik ke permukaan laut. Akibatnya air laut pun terperangkap didalamnya hingga membentuk danau air payau. Biota laut yang berada di didalamnya juga ikut terjebak, termasuk ubur-ubur.

Air laut yang terperangkap membuat habitat di danau itu berevolusi. Sengat pada ubur-ubur jadi melemah dan hilang karena kurangnya predator di danau ini. Setidaknya ada empat jenis ubur-ubur tanpa sengat di Kakaban. Keempat spesies itu adalah ubur-ubur bulan Aurelia aurita, ubur-ubur totol Mastigias, ubur-ubur kotak Tripedalia cystophora dan ubur-ubur terbalik Cassiopea omata.

Ini Pantangan Saat Berenang dengan Ubur-ubur Kakaban

Bagi yang ingin berenang bersama ubur-ubur di Kakaban ada sejumlah pantangannya lho. Pertama, dilarang mengangkat ubur-ubur ke permukaan. Mengangkat ubur-ubur ke permukaan air, dapat membuatnya mati.

Ubur-ubur tanpa sengat di danau Pulau Kakaban

Yang kedua, para pengunjung dilarang memakai sunblock atau masker pelindung kulit dari sengatan sinar mahatari saat berenang. Ini karena zat kimia di sunblock dapat meracuni habitat danau, termasuk ubur-ubur tanpa sengat.

Cara Berkunjung ke Pulau Kakaban

Bagi yang sudah penasaran ingin bercengkerama dengan ubur-ubur di Pulau Kakaban, tersedia berbagai pilihan akses transportasi. Dari Jakarta, dapat terbang dahulu ke Tarakan di Kalimantan Utara atau ke Berau, Kalimantan Timur. Baik dari Tarakan maupun Berau dapat melanjutkan perjalanan dengan mobil dan kapal cepat menuju gugusan Kepulauan Derawan.

Namun berhubung Pulau Kakaban tidak berpenghuni dan tidak boleh kemping, jadi ada baiknya mencari penginapan terlebih dahulu di Derawan. Dari Derawan, pengunjung tinggal mencari menyewa kapal cepat menuju Pulau Kakaban. Perjalanan antar pulau di gugusan Kepulauan Derawan biasanya memakan waktu 30-45 menit saja.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments