youtube channel

Channels

Tertipu Investasi Bodong, ibu-ibu di Jeneponto Datangi Kantor Polisi

Tertipu Investasi Bodong, ibu-ibu di Jeneponto Datangi Kantor Polisi

Tertipu Investasi Bodong, ibu-ibu di Jeneponto Datangi Kantor Polisi (Foto: ANTV/Andi Wahyudi)

Sejumlah ibu-ibu mendatangi kantor polisi Resort Jeneponto, Sulawesi Selatan, mereka melaporkan dugaan kasus investasi dan tabungan bodong yang diikutinya. Masing-masing para korban mengaku menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Sejumlah ibu-ibu rumah tangga ini mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (16/1/2020).

antvklik.com - Mereka yang datang dari berbagai wilayah di daerah ini untuk melaporkan Ika Dewanti Sewang, warga Kalukuang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Jeneponto atas kasus dugaan investasi tabungan bodong.

Mereka menuntut terlapor bertanggung jawab untuk mengembalikan dana mereka. Menurut korban, investasi tersebut didapatkan dari jejaring media sosial facebook, untuk meyakinkan para nasabah Ika Dewanti Sewang.

Mereka diiming-imingi akan mendapatkan untung sebesar empat ratus ribu rupiah untuk setiap kelipatan satu juta rupiah yang ditanamkan, untung tersebut akan cair setiap lima belas hari.

Setiap korban menanamkan modalnya mulai dari empat juta rupiah, hingga puluhan juta rupiah. Pembayarannya ada yang melalui transfer dan ada pula yang membayar tunai.

Namun dari bulan Juni 2019, hingga sekarang tabungan para nasabah ini tidak kunjung cair. Negosiasi dengan Ika Dewanti Sewang yang dilakukan para nasabah tidak berhasil, bahkan terlapor dikabarkan melarikan diri.

Para pelapor dugaan kasus investasi bodong ini hanya perwakilan saja, sementara jumlah nasabah dari Ika Dewanti sewang yang bukan hanya dari Jeneponto bisa mencapai ribuan orang, dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Dugaan kasus investasi bodong di Jeneponto ini, kini sudah dalam penanganan jajaran Satreskrim Polres Jeneponto.

Para korban investasi bodong ini berharap, selain bisa mendapatkan kembali uangnya, mereka juga berharap agar polisi segera memproses kasus mereka sesuai hukum yang berlaku.

Andi Wahyudi Kareng Lallo | Jeneponto, Sulawesi Selatan


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments