youtube channel

Channels

Sopir yang Ditembak Polisi, Terdapat Proyektil Peluru Sempat Bersarang di Perut

Sopir yang Ditembak Polisi, Terdapat Proyektil Peluru Sempat Bersarang di Perut

Sopir yang Ditembak Polisi, Terdapat Proyektil Peluru Sempat Bersarang di Perut

antvklik.com - www.antvklik.com - Sopir yang ditembak polisi didapati sebuah proyektil peluru sempat bersarang di rongga perut Gatot Sundari alias Diki (30 tahun), sopir mobil Honda City yang ditembaki polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Selasa, 18 April 2017.

Diki sudah menjalani operasi bedah untuk mengangkat proyektil itu di Rumah Sakit Sobirin, Lubuklinggau. Operasi selama dua jam dan berhasil mengeluarkan proyektil itu. Diki masih di ruang intensive care unit tetapi kondisinya dikabarkan sudah membaik.

"Alhamdulilah operasinya sukses. Proyektil ada di rongga perut, dan sudah diangkat," kata dr Hazairin, dari Rumah Sakit Sobirin yang memimpin operasi pembedahan perut Diki, pada Kamis, 20 April 2017.

Dokter Hazairin menjelaskan, peluru itu menembus pinggang belakang Diki hingga masuk ke rongga perut. Tim dokter terpaksa melakukan operasi besar karena proyektil sudah masuk ke rongga perut.

Dua korban lain, yakni Novianti (30 tahun) dan bibinya, Dewi (35), dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel di Palembang untuk bedah tulang lengan. Mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Sobirin namun akhirnya dirujuk ke Palembang karena peralatan medis tak memadai.

Ditembaki Polisi

Aparat Polres Lubuklinggau menembaki sebuah mobil Honda City berwarna hitam dan bernomor polisi BG 1488 ON di pertigaan Jalan Fatmawati, Kecamatan Lubuk Linggau Timur 1, Kabupaten Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Selasa pagi, 18 April 2017.

Mobil itu berisi tujuh orang plus seorang sopir yang ditembak polisi. Satu keluarga itu ialah warga Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Mereka hendak menghadiri resepsi sebuah pernikahan saudaranya di Lubuklinggau.

Seorang di antara mereka, yakni Surini (54 tahun), tewas akibat luka tembak di dada, perut, dan paha. Seorang lain kritis dan empat orang mengalami luka tembak ringan dan berat.

Menurut versi polisi, peristiwa penembakan itu bermula dari razia Cipta Kondisi yang digelar aparat gabungan Polres dan Polsek Lubuk Linggau. Razia itu dipimpin langsung Kepala Polsek Lubuk Linggau Timur, Ajun Komisaris Polisi M Ismail.

Ismail sebelumnya memerintahkan anak buahnya.........


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments