youtube channel

Channels

Semangat Kebhinekaan di Festival Cap Go Meh Bogor 2017

Semangat Kebhinekaan di Festival Cap Go Meh Bogor 2017

Semangat Kebhinekaan di Festival Cap Go Meh Bogor 2017

www.antvklik.com - Salah satu pesta rakyat terbesar di kota Bogor “Cap Go Meh Bogor Street Festival 2017” telah sukses diselenggarakan. Tradisi perayaan puncak diujung tahun baru Imlek ini berhasil menyedot perhatian warga Bogor dan sekitarnya. Ribuan pengunjung baik dari warga Bogor, luar kota Bogor dan bahkan wisatawan asing tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana sejak siang hingga malam hari.

Hujan gerimis dan beceknya jalanan tak menghalangi antusias pengunjung beranjak dari tempatnya untuk melihat pawai kesenian dan tradisi di festival ini. Banyak warga yang datang beramai-ramai bersama keluarganya. Salah satunya adalah Ibu Suryanih yang datang dari Ciampea bersama anak dan suaminya.

“Anak saya penasaran mau liat Barongsai katanya, dia dengar mau ada pawai Barongsai disini dari teman sekolahnya ” ujar Ibu Suryanih sambil memegang payung dan menggandeng anak perempuannya.

Dengan tajuk Ajang Budaya Pemersatu Bangsa, festival Cap Go Meh Bogor ini tak hanya diramaikan warga keturunan Tionghoa, tapi dari berbagai suku, ras dan agama. Berbagai kesenian tari daerah dan tradisi seni keagamaan seperti marawis dari agama Islam dan Hare Kreshna dari agama Hindu turut jadi bagian peserta pawai.

Acara diawali dengan doa dari lintas agama, lalu dibuka secara simbolis oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mewakili Presiden Joko Widodo serta dari Kementerian Pariwisata. Tepat pukul 17:00 WIB iring-iringan pawai mulai berjalan melewati rute Jl.Suryakencana hingga Jl. Siliwangi.

Rombongan pawai dibuka dengan Marching Band Koppasus, lalu barisan Paskibraka Bogor. Setelah itu muncul rombongan beberapa sanggar seni yang menampilkan tarian daerah dan kostum unik, seperti sanggar Andika yang menampilkan tari Kijang Bogor dan Sanggar Gandes Pamantes yang menampilkan kostum unik bertema alat kebersihan. Disusul kemudian berbagai komunitas di Bogor seperti komunitas Perempuan Berkebaya, Komunitas Cinta Berkain dll.

Suasana makin riuh saat rombongan ondel-ondel dari kota Tainan, Taiwan menyapa pengunjung dengan gaya lucunya. Walikota Bogor, Bima Arya juga turut menyapa para pengunjung di sepanjang jalan. Berbagai seni dan budaya lain juga ditampilkan di antaranya engrang, wayang Hihid, Topeng Kelana, serta Boboko.

Acara iringan pawai dihentikan sementara saat Adzan Maghrib sebagai bentuk toleransi beragama dan memberikan waktu bagi ummat muslim untuk melaksanakan sholat Maghrib.

Suasana kembali riuh saat iringan Liong berukuran 50 meter yang menyala meliuk-liuk di kejauhan. Atraksi akrobat Barongsai pun tak kalah menarik perhatian pengunjung. Tampak anak-anak kecil keturunan etnis Tionghoa berlomba-lomba memasukkan angpao ke mulut Barongsai sebagai tradisi kepercayaan untuk mendatangkan rezeki.

Iringan Liong, Barongsai dan Kie Lin ini mengawal rombongan tandu Joli, tandu yang membawa patung dewa-dewa yang disucikan dari berbagai Vihara di Bogor dan sekitarnya.

"Dan sekarang rombongan dari Vihara Bon Tek Bio Jakarta" ucap MC acara menyebutkan satu-persatu rombongan Joli yang melintas.

Para peserta pawai dan Joli rencananya akan berjalan menuju Vihara Dhamakaya dan Budhasena. Setelah itu rombongan pawai akan kembali ke Vihara Dhanagun sekaligus menutup acara Cap Go Meh pukul 24:00 WIB.

Kerukunan dan keharmonisan warga Bogor yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama dalam memeriahkan festival ini menjadi bukti bahwa semangat kebhinekaan masih mengakar kuat di masyarakat Bogor. Alangkah baiknya bila festival kebudayaan semacam ini menjadi agenda wajib kota-kota Besar untuk memajukan pariwisata, melestarikan budaya sekaligus memupuk semangat kebhinekaan.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments