youtube channel

Channels

Satu Lagi Jenazah Ditemukan Mengapung di Selat Malaka

Satu Lagi Jenazah Ditemukan Mengapung di Selat Malaka

Satu lagi jenazah ditemukan di Selat Malaka

antvklik.com - www.newsplus.antvklik.com - Setelah melakukan pemeriksaan DNA, Senin malam (3/12), satu jenazah korban yang ditemukan mengapung di perairan Selat Malaka kembali diambil pihak keluarganya. Selanjutnya jenazah ini di bawa ke kampung halamannya di Kecamatan Tanjung Pura, Kabubaten Langkat, Sumatera Utara. Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini diketahui bernama Marian Suhadi (24 tahun).

jenazah di selat malaka3Jenazah dibawa pulang oleh keluarganya

Dengan menggunakan mobil ambulance, pihak keluarga langsung membawa jenazah Marian Suhadi ke kampung halamannya di Kecamatan Tanjung Pura, Kabubaten Langkat, Sumatera Utara.

Sebelumnya korban Marian yang telah 4 bulan bekerja di Negara Malaysia ini memberi kabar ke pihak keluarganya mengenai rencana kepulangannya dengan menggunakan kapal pada malam hari. Namun naas, kapal yang di tumpanginya tenggelam di perairan Selat Malaka, 10 mil dari Malaysia dan mayatnya di temukan nelayan mengapung di tengah laut.

Kini terkait dengan penemuan 9 mayat lainnya, pihak Polda Riau segera berkoordinasi dengan polisi diraja malaysia, untuk menyelidiki penemuan sembilan mayat tersebut. Selain itu petugas juga mendirikan posko pengaduan masyarakat di Rumah Sakit Bengkalis dan Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Riau.

Pihak kepolisian juga mengecek ke pihak keluarga korban yang telah teridentifikasi, untuk mengetahui siapa saja penumpang kapal ini, serta siapa awak kapal yang tenggelam di Selat Malaka di wilayah perairan Bengkalis, Riau. Sementara pihak kepolisian masih minim data ante mortem dari phak keluarga masing-masing korban.

Kuat dugaan para penumpang kapal dan menjadi korban merupakan TKI ilegal yang hendak pulang ke Indonesia melalui jalur gelap perairan antara Indonesia - Malaysia.

Laporan Muhammad Arifin dari Pekanbaru, Riau.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments