youtube channel

Channels

Puluhan Ribu Ekor Ular Diekspor Ke Tiongkok Setiap Tahun

Puluhan Ribu Ekor Ular Diekspor Ke Tiongkok Setiap Tahun

puluhan ribu ular sawah diekspor ke China setiap tahun

antvklik.com - Puluhan ribu ekor Ular Sawah setiap tahun diekspor dari Surabaya ke Tiongkok. Daging ular asli Indonesia tersebut sangat diminati warga Tiongkok untuk jadi santapan.

Ular Sawah atau ular jali ( Ptyas Mucosa/Mucosus) Kerap dibasmi karena diangap sebagai binatang berbahaya dan merugikan. Namun, disisi lain banyaknya populasi ular sawah di Indonesia membuka peluang bagi perusahaan eksportir.

PT Berkat Alam Abadi, Sebuah perusahaan eksportir di Surabaya, Jawa Timur menangkap peluang banyaknya populasi Ular Sawah untuk diekspor ke Tiongkok dan Eropa. Perusahaaan ini mengumpulkan ribuan ekor ular sawah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dalam sekali pengiriman omset bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tidak hanya ular hidup, kulit ular juga di ekspor ke berbagai negara khususnya China dan Eropa untuk kebutuhan konsumsi dan kebutuhan lainnya seperti fashion.

Ular Sawah ( ptyas mucosa/mucosus) memiliki postur tubuh yang cukup besar dengan panjang bisa mencapai 2 meter. Meski bukan termasuk jenis hewan yang dilindungi namun pengirimannya tetap diawasi langsung oleh BKSDA dan Balai Karantina Hewan dan Pertanian.

Drh Dewi Cahyaningtyas dari Balai Karantina Surabaya menjelaskan, eksportir yang telah melakukan pengajuan ekspor harus melakukan pemeriksaan laboratorium kesehatan dan kandungan ular meliputi residu, antibiotik dan logam berat. "Jika hasil negatif, ular hidup layak di ekspor. Selain itu dilakukan pemeriksaan dan keaslian dokumen hingga pemeriksaan fisik ular oleh balai karantina untuk mengetahui kesesuaian dokumen dengan kondisi ular dan jumlah yang diekspor" ujar Dewi, usai memeriksa ular di Gudang PT Berkat Alam Abadi, Surabaya, Selasa (27-11-2018)

Kuota ekspor yang ditetapkan oleh kementrian lingkungan hidup sebanyak 20 ribu ekor. Permintaan ular terbanyak dari China.

Nah tertarik mengekspor ular?

Laporan Zainal Azhari


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments