youtube channel

Channels

Cegah Penyebaran Covid-19, Polri Himbau Production House Hentikan Syuting

Cegah Penyebaran Covid-19, Polri Himbau Production House Hentikan Syuting

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono. (Foto: Divisi Humas Polri/Instagram).

Cegah penyebaran covid-19, Kepolisian menghimbau kepada seluruh production house di Indonesia untuk menghentikan atau menunda kegiatan syuting film maupun sinetron hingga batas waktu yang belum ditentukan.

antvklik.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenum) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan himbauan kepada seluruh production house untuk menghentikan atau menunda kegiatan syuting film maupun sinetron, demi kesehatan dan keselamatan publik.

“Menindaklanjuti maklumat Kapolri (Jenderal Idham Azis) terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) dihimbau kepada para Production House untuk menghentikan atau menunda kegiatan shooting film maupun sinetron dimaksud sampai batas waktu yang belum ditentukan,” jelas Argo Yuwono, dalam surat himbauan kepada seluruh Production House yang diterima ANTV, Jumat (27/3/2020).

Diterangkan Karopenum Divisi Humas Polri, adapun maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut dengan Nomor: Mak/2/III/2020 Tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), menindak tegas sesuai Pasal 212,216 dan 218 KUHP.

Surat edaran Polri berisi himbauan kepada production house untuk hentikan atau tunda sementara syuting sinetron atau film. (Foto: Tangkap layar surat edaran Polri).

Selain maklumat, lanjutnya, ada juga sejumlah undang-undang lain yang dijadikan sebagai rujukan himbauan kepada seluruh Production House untuk menghentikan atau menunda kegiatan syuting film maupun sinetron.

“Rujukan, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Pasal 14 ayat 1 dan 2, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan Pasal 59 ayat 1, Pasal 93 ayat 1, Pasal 152 ayat 1 dan 2,” tegasnya. (*)


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments