youtube channel

Channels

Polisi Terus Memburu 3 Begal Warteg Pesanggrahan yang Jadi DPO

Polisi Terus Memburu 3 Begal Warteg Pesanggrahan yang Jadi DPO

Polisi Terus Memburu 3 Begal Warteg Pesanggrahan yang Jadi DPO (Foto Kolase)

Setelah polisi resmi memasukkan tiga tersangka begal Warteg 'Mamoka Bahari' di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), hingga kini polisi terus memburunya.

antvklik.com - Polisi berusaha menyebarkan selebaran daftar pencarian orang (DPO) terhadap pelaku penodongan di sebuah warteg di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Ketiganya diawasi untuk diserahkan ke Polsek Pesanggrahan," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Sukadi saat dikonfirmasi, Jumat (24/1/2020).

Para terduga pelaku yakni adalah Heru Wahono (21), Syadam Baskoro (21), dan Ahmad Firdaus (21). Dua nama pertama ialah residivis kasus penganiayaan.

Sukadi menjelaskan ciri-ciri pelaku. Heru dengan tinggi badan sekitar 160 cm, berambut agak cepak serta berbadan kurus.

Sementara Syadam dengan tinggi badan 168 cm, berambut lurus pendek warna hitam, berkulit sawo matang, dan berbadan gempal.

Ahmad Firdaus bertinggi badan sekitar 165 cm, berambut ikal warna hitam, kulit sawo matang, dan berbadan sedang.

Dalam selebaran DPO yang disebarkan, bagi masyarakat yang mengetahui atau menemukan terduga pelaku, dapat menghubungi Polsek Pesanggrahan di nomor 021-73886887.

Aksi para begal itu terekam oleh kamera pengawas Warteg Mamoka. Ketika itu, korban yakni Andika Nugraha Gusti tengah berada di dalamnya, Senin (20/1/2020), dini hari.

Peristiwa itu kemudian menjadi viral di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis.

Dalam video yang dibagikan terlihat seorang pelaku membawa celurit, seorang lainnya memaksa korban menyerahkan barang berharga, dan satu pelaku lainnya menunggu di depan warteg menggunakan motor.

View this post on Instagram

PERAMPOKAN Aksi perampokan terhadap konsumen di sebuah rumah makan atau warteg di Jalan Soelaiman,Petukangan,Pesanggrahan,Jakarta Selatan ,Selasa dini hari tadi (21/01/2020) sekitar pukul 01.09 WIB terekam kamera cctv dan viral di media sosial .Komplotan pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang dan menggunakan senjata tajam berjenis celurit. Dari hasil rekaman CCTV, terlihat korban saat sedang makan di sebuah warteg. Di warteg itu ada seorang pedagang yang sedang asyik membungkus makanan. Saat korban sedang makan, para pelaku berpura-pura hendak makan di warteg tersebut. Salah satu pelaku berdiri di dekat korban, sedangkan tiga pelaku di luar menunggu di motor.Salah satu pelaku kemudian masuk ke warteg sambil mengeluarkan celurit lalu menodong korban. Sedangkan pelaku yang tadinya berdiri di dekat korban menyeretnya. Beruntung, pelaku tidak melukai korban. Para pelaku kemudian melarikan diri setelah membawa tas milik korban. Kapolsek Pesanggrahan Kompol Sukadi membenarkan peristiwa tersebut saat di komfirmasi awak media. "Iya betul pelaku 3 orang dan masih didalami," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Sukadi (21/01) Sukadi mengatakan para pelaku menodong korban dengan sebilah clurit. Menurutnya, tiga pelaku itu berhasil mengambil barang-barang korban, tapi tak sampai menyakiti korban. "Belum dan nggak ada luka, yang diambil uang Rp 950 ribu, terus 1 unit HP," katanya. Sukadi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Korban juga telah melapor ke polisi. Vid .Istimewa #perampokan #senjataapi #rumahmakan #warteg #viral #medsos #pesanggrahan #jaksel

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on

Akibat peristiwa itu, satu telepon seluler dan uang Rp950 ribu milik korban dibawa pelaku dan korban sendiri segera melaporkan kejadian itu ke kepolisian.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments