youtube channel

Channels

Jokowi: Pembangunan Papua Tak Terpengaruh

Jokowi: Pembangunan Papua Tak Terpengaruh

Jokowi: Pembangunan Papua Tak Terpengaruh

antvklik.com - newsplus.antvklik.com- Presiden Joko Widodo memastikan pembangunan infrastruktur di tanah Papua tidak terpengaruh kasus penembakan yang menewaskan 31 pekerja di Kabupaten Nduga Papua, yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata pada hari Minggu 2 Desember 2018 lalu.

Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian,untuk mengecek informasi terkait kabar pembunuhan 31 pekerja proyek jembatan di Nduga Papua.

Jokowi mengatakan Kabupaten Nduga termasuk zona merah karena tingkat kerawanan dan gangguan keamanan dari kelompok krimal bersenjata. Akan tetapi Presiden Jokowi memastikan pembangunan infrastruktur di tanah Papua tidak berdampak oleh aksi pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata itu, “Oh enggak, pembangunan infrastruktur di tanah Papua tetap lanjut. Kita tidak akan takut oleh hal-hal seperti itu. Ya setiap pembangunan di Papua itu kalau di depan itu perlu penjagaan TNI dan Polri,” katanya.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menembak mati 31 pekerja PT Istaka Karya yang tengah mengerjakan Jembatan Yigi dan Jembatan Aurak dibantai secara biadab di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Kejadian berawal dari adanya kegiatan upacara memperingati hari kemerdekaan Papua Merdeka, tanggal 1 Desember 2018, yang dilaksanakan oleh sekelompok warga di kampung Yigi dan Aurak. Para pekerja yang sedang mengerjakan jembatan kemudian mengambil gambar.

Anggota kelompok kriminal bersenjata tidak menerima dilakukan pengambilan gambar, terjadilah keributan antara para pekerja dengan anggota KKB yang berlanjut pada penembakan 24 pekerja.

Sebanyak 7 pekerja lainnya melarikan diri ke rumah salah satu warga untuk mencari perlindungan, namun ditangkap dan dibantai, sementara salah satu pekerja masih belum diketahui keberadaanya.

Kelompok Kriminal Bersenjata, pimpinan Egianus Kogeya mengaku bertanggung jawab atas pembantaian 31 pekerja PTIstaka Karya yang mengerjakan Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Ndugama.

Laporan Mahendradewanata dan Agam MIfta Renal dari Jakarta


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments