youtube channel

Channels

PATAHAN SKATEBOARD MENJADI KACAMATA KABAU

PATAHAN SKATEBOARD MENJADI KACAMATA KABAU

PATAHAN SKATEBOARD MENJADI KACAMATA KABAU

antvklik.com - - Ingin merubah limbah ini menjadi uang? di Kramat Jati Jakarta Timur, ada yang mampu merubah patahan Skateboard menjadi karya kreatif yang diberi nama kacamata Kabau. Siapa sangka dari karya daur ulang ini mengalir puluhan juta rupiah perbulannya dan hebatnya lagi karyanya sudah mendunia dan di ekspor ke beberapa negara.

Ini merupakan kacamata pertama produksi Kabau. Kacamata pertama kali berkembang di zaman Romawi pada masa Kekaisaran Nero dan walnya diperuntukkan untuk alat bantu baca namun seiring perkembangannya kini tak hanya sebagai alat bantu baca tapi juga untuk gaya.

Pertama-tama proses pembuatan kacamata melalui sketsa kasar kemudian sketsa diubah kedalam bentuk digital, sesudah menjadi bentuk digital dibuatlah modeling kacamata tersebut kemudian ditempelkan ke papan Skateboard barulah dilakukan pemotongan kayu sekaligus pengamplasan untuk memperhalus tekstur.

Awal mulanya Kabau itu terbentuk pada tahun 2011, Ditto salah satu pemilik Kabau yang memiliki basic design pada saat itu melihat barang-barang bekas dan ia mulai berfikir kalau barang bekas pakai bisa dijadikan produk baru lagi sampai akhirnya ia berfikir untuk membuat kacamata.

“Kita main ke Skatepark, ngeliat kalau anak-anak Skate itu kan kalau papannya patah dibuang gitu aja gabisa diprbaiki. Nah kita melihat peluang itu untuk bikin kacamata versi kita sendiri.”ujar Ditto pemilik Kabau.

Untuk mendapatkan papan Skateboard awalnya mereka meminta papan Skateboard yang sudah patah kepada teman-temanya. Mereka melakukan riset sekitar 2 tahun sampai kacamata tersebut bisa di gunakan atau tidak.

Untuk mendapatkan papan Skateboard yang patah mereka membuka donasi dengan menawarkan donasi 5 papan dari pemilik Skateboard maka mereka akan memberikan 1 kacama untuk yang mendonasikan papan Skateboard.

Kacamata kabau memang hanya diproduksi dua orang yaitu Ditto dan Andro namun mereka memang lebih mementingkan kualitas kacamata tersebut, tak heran produksinya merambah sampai ke leluar negeri.

“Kalau yang saya rasakan misalnya ada orang pake kacamata kabau, puas aja. Kalau soal orang harus beli atau tidaknya itu tidak penting buat saya, yang terpenting orang bisa menghargai dan yang lebih penting lagi bilang bagus aja udah cukup seneng.”ujar Andro pemilik Kabau.

Kata siapa barang limbah tidak berhuna? Buktinya sampai saat ini Kabau sudah memproduksi sekitar 20 kacamata yang keren-keren.

Dari Jakarta Aishah Gray untuk Indonesia Keren


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments