youtube channel

Channels

Operasi Patuh, Dari Sembunyi di Gang Buntu Hingga Nyanyi Indonesia Raya

Operasi Patuh, Dari Sembunyi di Gang Buntu Hingga Nyanyi Indonesia Raya

Operasi Patuh, Dari Sembunyi di Gang Buntu Hingga Nyanyi Indonesia Raya

antvklik.com - www.antvklik.com- Sejumlah pengendara sepeda motor panik saat dipergoki polisi tengah bersembunyi di gang buntu, di Tigaraksa, Tangerang, Banten saat digelar Operasi Patuh Kalimaya. Sementara pelajar yang tidak mengenakan helm saat berkendara diberi hukuman menyanyikan lagu Indonesia Raya. Berbagai cara dilakukan pengemudi yang melanggar menghindari Operasi Patuh ini. Namun tak pelak, sepanjang Operasi Patuh hampir 2000 pelanggar ditindak dan ditilang.

Sejumlah pengendara yang bersembunyi digang buntu untuk menghindari Operasi Patuh di jalan Syekh Nawawi , Cikupa, Tangerang, Banten ini tak berkutik saat dipergoki polisi. Aksinya bersembunyi agar lolos dari pemeriksaan polisi yang menggelar Operasi Patuh ini gagal, lantaran polisi mengganjarnya dengan surat tilang karena tidak memiliki surat izin mengemudi.

Ada juga beberapa pengendara diantaranya pelajar yang berpura-pura menepi juga diganjar surat tilang lantaran sepeda motornya tidak dilengkapi STNK.

Polisi pun terpaksa menyita sepeda motor yang dikendarai pemuda yang juga kedapatan tidak mengenakan helm saat berkendara dijalan raya.
Sementara bagi pelajar yang terjaring Operasi Patuh Kalimaya, polisi tidak memberikan sanksi tilang , melainkan dihukum menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Hingga hari kesembilan Operasi Patuh Kalimaya, Satlantas Polresta Tangerang telah melakukan tindakan tilang kepada dua ribu pemotor karena tidak mempunyai SIM,” Hampir 2000 kendaraan ditilang. Sebagian besar adalah pengendara sepeda motor yang melanggar. Kami juga bekerjasama dengan Samsat untuk menindak wajib pajak yang tak mematuhi atau tak membayar pajajak,"kata Iptu I Made Artana, Kaur Binops Satlantas Polresta Tangerang.

Cara menghindari operasi bermacam-macam. Mulai dảri sembunyi, pủa-pủa menerima telpon hingga balik arah dengan melawan arus.

Di Cikupa, puluhan pengendara juga panik dan ramai-ramai kabur naik trotoar untuk menghindari pemeriksaan polisi. Median jalan setinggi dua puluh sentimeter ini pun nekat diterobos tanpa memperdulikan keselamatan mereka sendiri, maupun pengguna jalan lainnya.

Bagi mereka lebih baik bersusah payah kabur dari pada harus berurusan dengan polisi lantaran kebanyakan dari mereka tidak memiliki surat izin mengemudi atau SIM.

Selain menaiki trotoar, ada sebagian pengendara juga nekat melawan arus lalu lintas yang justru akan membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain.

Operasi Patuh Kalimaya ini akan terus digelar hingga 22 Mei mendatang, untuk meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas kepada masyarakat.

Demikian Nurhayati Khavifa melaporkan dari Tangerang Banten


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments