youtube channel

Channels

Mendikbud dan Menlu Mencoba Permainan Tradisional di Sosialiasi Pekan Kebudayaan Nasional

Mendikbud dan Menlu Mencoba Permainan Tradisional di Sosialiasi Pekan Kebudayaan Nasional

Mendikbud Muhadjir Effend dan Menlu Retno Marsudi saat sosialisasi acara 'Pekan Kebudayaan Nasional' , kawasan Sudirman, Jakarta. (Foto: ANTV/Agam Wiftarenal).

Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menlu Retno LP Marsudi mencoba sejumlah permainan tradisional, saat sosialisasi acara 'Pekan Kebudayaan Nasional' di Hari Bebas Kendaraan Bermotor Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, hari ini.

antvklik.com - Sosialiasi acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) digelar oleh Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) melalui kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat, Minggu (6/10/2019).

Berbagai permainan tradisional digelar, di antaranya seperti seperti egrang, galasin, congklak, lari balok dan taplak gunung, digelar di sepanjang ruas jalan tersebut.

Tampak hadir Mendikbud Muhadjir Effendy mencoba permainan gangsing dan taplak gunung. Sedangkan Menlu Retno LP Marsudi bermain gangsing dan bakiak batok (egrang batok).

Mendikbud dan Menlu Mencoba Permainan Tradisional di Sosialiasi Pekan Kebudayaan Nasional Menlu Retno LP. Marsudi sedang mencoba permainan egrang batok. (Foto: ANTV/ Agam Wiftarenal).

Di sela-sela berolahraga, masyarakat mencoba sejumlah permainan tradisional Indonesia. Masyarakat dari berbagai usia dan kalangan, terlihat menikmati permainan tradisional tersebut.

Sosialiasi dalam rangka pelaksanaan PKN yang akan digelar oleh Kemendikbud mulai besok, Senin (6/10/2019) hingga Minggu (10/10/2019) mendatang, gratis bagi masyarakat luas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menerangkan acara ini dihelat untuk mengenalkan beragam budaya Indonesia, khususnya permainan tradisional.

Mendikbud dan Menlu Mencoba Permainan Tradisional di Sosialiasi Pekan Kebudayaan Nasional Mendikbud Muhadjir Effendy bermain taplak gunung. (Foto: ANTV/Agam Wiftarenal).

Dirinya berharap PKN dapat menjadi kegiaatan berskala internasional yang dapat menjadi bagian dari wisata Indonesia."Kita ingin menggali permainan-permainan anak, permainan-permainan yang ada di masing-masing daerah. Ini belum banyak. Tahun depan saya kira akan jauh lebih banyak," ujarnya.

PKN akan menghadirkan sejumlah artis, musisi, seniman, budayawan, permainan tradisional. Acara ini menjadi tempat ruang interaksi budaya untuk semua kalangan masyarakat dari berbagai latar belakang usia, profesi, suku, maupun agama.

Shandi March | Agam Wiftarenal | Jakarta


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments