youtube channel

Channels

Ledakan Dinamit, Batu Sebesar Rumah Timpa Rumah Warga

Ledakan Dinamit, Batu Sebesar Rumah Timpa Rumah Warga

Ledakan dinamit hancurkan 3 rumah dan satu sekolah di Purwakarta, Jawa Barat (Foto: ANTV/Agung Prasetio)

Tujuh rumah dan satu sekolah mengalami kerusakan parah akibat ledakan dinamit perusahaan tambang batu di Puwakarta, Jawa Barat

antvklik.com - Ledakan dinamit dari sebuah perusahaan tambang batu menyebabkan tujuh rumah warga di Purwakarta, Jawa Barat rusak berat dan hancur Selasa sore(8/10/2019). Dua dinamit yang sebelumnya sengaja diledakan ini ternyata membuat batuan besar dari gunung menggelinding tak terkendali dan menghantam rumah warga. Kondisi ini membuat panik warga, yang rumahnya hancur dihujani batu besar.

ledakan dinamit 2 Batu besar menimpa rumah warga di Purwakarta, Jawa Barat(Foto: ANTV/ Agung Prasetio)

Kepanikan dirasakan warga kampung Cihandeleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Warga panik setelah batu besar seukuran rumah menggelinding dari atas gunung dan menimpa rumah mereka. Sebanyak tujuh rumah warga rusak, tiga rumah diantaranya bahkan hancur atau rusak parah.

Peristiwa ini terjadi saat perusahaan tambang batu milik PT Mandiri sSejahtera Sentra, saat melakukan blasting atau peledakan batu di atas gunung, diduga salah perhitungan. Ledakan dinamit yang menghancurkan batu di gunung ini menyebabkan batu dengan berbagai tonase dan paling besar tonase sekitar 200 ton berjatuhan dan menimpa rumah warga.

Berdasarkan data sementara, lontaran dan hantaman batu besar ini menyebabkan tujuh rumah warga mengalami kerusakan, tiga diantaranya rusak parah. Selain itu sejumlah pohon tumbang dan satu bangunan sekolah juga mengalami kerusakan.

“Ada tiga rumah yang hancur, satu sekolah. Baru dua ledakan dinamit, batunya sudah pecah dan menimpa rumah warga. Batunya sebesar rumah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, “ ujar Kades Sukamulya, Dedy Supriyadi.

Area sekitar gunung yang berbatasan dengan akses jalan dan pemukiman warga untuk sementara ditutup untuk pembersihan. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian polres Purwakarta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Agung Praseetio | Purwakarta, Jawa Barat


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments