youtube channel

Channels

Lapas Kelas I Tangerang Siagakan Bilik " Sikat Corona" Karya Warga Binaan

Lapas Kelas I Tangerang Siagakan Bilik " Sikat Corona" Karya Warga Binaan

Lapas Kelas I Tangerang Siagakan Bilik " Sikat Corona" Karya Warga Binaan (Foto:ANTV/Kusnaedi)

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten, memanfaatkan bilik disinfektan hasil inovasi warga binaan, sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19.

antvklik.com - Tahap awal, difungsikan satu bilik untuk memeriksa tamu ataupun pegawai, untuk selanjutnya akan ditempatkan di tempat ibadah dalam areal Lapas.

Warga binaan Lapas Kelas I Tangerang, Banten memiliki kontribusi dalam upaya mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19, terutama di dalam areal Lapas yang sangat rentan terjadinya penyebaran.

Bilik disinfektan yang diberi nama Siko atau Sikat Korona, yang merupakan inovasi warga binaan Lapas Kelas I Tangerang, difungsikan sejak tiga hari lalu di pintu masuk utama Lapas, untuk memeriksakan kesehatan secara dini, baik tamu ataupun pegawai.

Warga binaan butuh waktu tiga hari untuk menciptakan bilik Siko, sekaligus melengkapi bilik dengan selang dan alat penyemprot.

Sebelum, masuk bilik Siko tamu ataupun pegawai terlebih dahulu mencuci tangan, kemudian diwajibkan melalui bilik untuk disemprotkan cairan disinfektan, yang diperoleh dari PMI setempat, dan tahap akhir pemeriksaan suhu tubuh.

Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas I Tangerang, Syamsul Hidayat mengakui Lapas menjadi tempat paling rentan, terjadinya penyebaran virus corona, dikarenakan memang kapasitas terbatas.

Namun, upaya pencegahan dilakukan dengan melibatkan warga binaan, yakni berinovasi menciptakan bilik disinfektan dan cara kerjanya, yang diadopsi dari media sosial dan internet.

Saat ini baru satu bilik yang dioperasikan di pintu masuk, dua bilik lagi dalam tahap pembuatan yang akan disiapkan, di tempat ibadah dalam areal lapas.

Namun Demikian, inovasi bilik disinfektan sikat corona hasil karya warga binaan, hanya di konsumsi internal atau tidak diproduksi secara massal dan tidak diperjual belikan.

Kusnaedi | Tangerang, Banten


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments