youtube channel

Channels

Joe Biden Sebut Trump Gunakan Militer AS untuk Melawan Rakyat

Joe Biden Sebut Trump Gunakan Militer AS untuk Melawan Rakyat

Kandidat capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden (Foto: Reuters)

Kandidat capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengecam Presiden Donald Trump karena menggunakan militer AS untuk melawan rakyat Amerika.

antvklik.com - Kritik bermunculan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump usai polisi menembakkan gas air mata kepada demonstran anti-rasisme di luar Gedung Putih. Hal ini dilakukan agar Trump bisa berfoto di sepan St. John’s Church yang terletak di seberang istana Presiden AS itu.

Dilansir dari AFP, Selasa (2/6/2020), kritikan untuk Trump datang dari berbagai pihak, mulai dari Wali Kota Washington DC, Uskup Episcopal Washington DC, Wali Kota New York, hingga mantan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang kini menjadi kandidat capres AS dari Partai Demokrat.

Dalam komentar via Twitter, Biden mengecam Trump yang disebutnya ‘menggunakan militer AS untuk melawan rakyat Amerika’.

“Dia (Trump) menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang damai dan menembakkan peluru karet. Untuk sebuah foto,” kata Biden dalam cuitannya pada Senin (1/6/2020) malam waktu setempat. “Demi anak-anak kita, demi setiap jiwa dari negara kita, kita harus mengalahkannya,” imbuh Biden.

Diketahui bahwa dalam pidatonya di Gedung Putih, sebelum berkunjung ke St. John’s Church, Trump mengatakan bahwa dirinya memerintahkan pengerahan militer untuk membersihkan kerusuhan yang terjadi di berbagai wilayah dalam unjuk rasa anti-rasisme usai kematian Floyd.

Saat Trump masih berpidato di Rose Garden Gedung Putih, suara tembakan gas air mata dan peluru karet yang dilepaskan polisi terhadap para demonstran yang beraksi damai di Taman Lafayette, bisa terdengar hingga ke halaman Gedung Putih.

Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser, menyebut langkah itu ‘memalukan’. Wali Kota New York, Andre Cuomo, juga ikut melontarkan kritikannya terhadap Trump.

“Dia (Trump) menggunakan militer untuk memukul mundur unjuk rasa yang berlangsung damai agar dia bisa melakukan sesi foto di sebuah gereja. Itu hanyalah sebuah acara reality TV untuk presiden ini,” sindir Cuomo lewat Twitter.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments