youtube channel

Channels

Gelar Ratas Dampak Virus Corona, Presiden Tekankan Empat Poin

Gelar Ratas Dampak Virus Corona, Presiden Tekankan Empat Poin

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas di Istana Bogor (Foto: ANTV/Cendono Mulian)

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas dampak virus corona di Istana Bogor, Selasa (4/2/2020). Joko Widodo menekankan 4 poin terkait dampak virus corona dari mulai kesehatan sampai sektor pariwisata.

antvklik.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas dampak virus corona di Istana Bogor, hari ini. Pertama, Joko Widodo menekankan pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.

"Pertama kita semuanya, saya minta untuk mengambil langkah-langkah perlindungan dan pencegahan dan juga memberikan pengertian kepada seluruh masyarakat seluruh rakyat dimanapun berada, agar tidak perlu panik karena kita telah mengambil langkah-langkah yang tegas. mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan, kemudian tidak mengijinkan semua pendatang yang tiba dari mainland China," ujar Presiden

Joko Widodo juga menjelaskan, Indonesia sudah menghentikan fasilitas bebas visa dan visa on arrival bagi warga Tiongkok. Langkah ini untuk melindungi rakyat Indonesia dari virus corona.

Poin kedua, pemerintah melindungi WNI di China dengan telah mengevakuasi WNI di Wuhan Provinsi Hubei yang sedang diobservasi di Natuna.

Ketiga, Presiden minta dikalkulasi secara cermat dampak kebijakan pada sektor ekonomi baik sektor perdagangan investasi maupun pariwisata.

"Terkait dengan sektor perdagangan kita tau RRT merupakan negara tujuan ekspor pertama dengan pangsa pasar 16,6% dari total ekspor Indonesia, sangat besar, tapi juga sekaligus negara asal impor terbesar Indonesia. Karena itu, benar-benar harus diantisipasi dari virus corona dan perlambatan ekonomi di RRT terhadap produk ekspor kita," ujar Jokowi

Jokowi menyebut Indonesia bisa memanfaatkan ceruk pasar ekspor negara lain yang sebelumnya banyak mengimpor produk yang sama dari RRT.

Poin terakhir, terkait pariwisata Presiden minta disiapkan langkah-langkah kontigensi terutama untuk Bali dan Sulawesi Utara. Pasalnya, dua daerah tersebut banyak dikunjungi wisatawan dari RRT. Dalam jangka pendek Presiden juga meminta untuk menyasar ceruk wisatawan mancanegara yang sedang mencari alternatif untuk destinasi wisata karena batal berwisata ke RRT.

Cendono Mulian | Jakarta


icon featured

Popular

icon featured

Comments