youtube channel

Channels

Gegara Asmara, Satu Keluarga di Pemalang Jadi Pembunuh

Gegara Asmara, Satu Keluarga di Pemalang Jadi Pembunuh

Pelaku Perekam Wanita di Kamar Ganti Mal Surabaya Ditangkap (Foto: Istimewa)

Pelaku pembunuhan seorang penjaga warung, Tumarni, di Kecamatan Taman, Pemalang, berhasil ditangkap petugas Polres Pemalang, Minggu (10/11/2019), di Terminal Pasar Senen, Jakarta.

antvklik.com - Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan menjelaskan, pelaku berinisial IR dan dua orang lainnya yakni, istri siri korban berinisial C dan anaknya berinisial OW.

"Hasil penyelidikan mengarah ke mereka yang tinggal di Kabupaten Pekalongan," kata Kristanto, Minggu (10/11).

Pengungkapan pembunuhan atas diri Tumarni sebenarnya sudah sejak Jumat (8/11/2019) atau dua hari setelah korban ditemukan tewas, namun saat itu polisi hanya menahan C, istri siri dan OW, anaknya yang terlibat.

Ditambakan Kristanto, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka, masing-masing memiliki peran berbeda dalam pembunuhan ini, dimana C berperan membuang baju yang terdapat bercak darah dan dompet korban, sementara OW, si anak, menjual ponsel korban.

"Nah hasil jual HP ini, dia pakai untuk berangkat pulang ke Jakarta. Alasannya begitu," ujarnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya bergerak menuju Jakarta, Sabtu (9/11/2019) lalu, kemudian tim mendapat informasi tambahan bahwa tersangka pernah menjalani hukuman di Jakarta dengan kasus penusukan.

Setelah mengumpulkan info dan pencarian secara manual dengan modal foto, didapati pelaku ternyata bekerja sebagai timer angkot di Terminal Pasar Senen, Jakarta.

Kemdian Minggu (10/11/2019) siang, tim melihat seseorang dengan ciri fisik sama seperti di foto, dengan deskripsi salah satu tangannya diperban turun dari sebuah angkutan.

"Nah langsunglah kita tangkap, kita dekati dia, kita tanya bener enggak itu dan ini. Dia ngaku. Sekarang sudah perjalanan ke sini," ujarnya.

Hingga kini, polisi belum meneumkan kejelasan motif pelaku membunuh korban, namun dugaan sementara, hubungan asmara jadi latar belakang terjadinya pembunuhan.

Jajaran Polres Pemalang akan terus mendalami motif sebenarnya dari pembunuhan terhadap Tumarni sehingga dalam waktu dekat gelar perkara akan segera dilakukan setelah mendapat informasi lengkap.

"Kita dalami, kita enggak bisa langsung percaya. Karena ada pendobrakan juga di warung korban. Ngapain iya kan kalau katanya kenal kok harus dobrak. Termasuk kita dalami juga, apakah dia sengaja ke Pemalang untuk membunuh atau gimana," pungkas Kristanto.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments