youtube channel

Channels

Gangster Depok Rampas HP, Empat Orang Kena Bacok

Gangster Depok Rampas HP, Empat Orang Kena Bacok

Kawanan Gangster Depok

antvklik.com - Newsplus.antvklik.com - Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok bersama dengan Polsek Beji dan Pancoran Mas, berhasil membekuk kawanan gangster Depok yang melakukan perampasan dengan melukai korbannya, Senin dini hari (19/11). Keempat pelaku masing - masing berinisial PA (20), OB (18), AS (18), dan KS (17), ditangkap di kediamannya masing - masing di kelurahan Rangkapan Jaya, kecamatan Pancoran Mas.

Tiga anggota gangster Depok diantaranya merupakan residivis rutan Cilodong Depok, yang sudah 2 kali masuk penjara atas kasus pembacokan dan tawuran, termasuk KS yang masih di bawah umur. Ketua gangster, OB mengaku nekat melakukan aksinya lantaran kebutuhan ekonomi.

“ Saya butuh buat makan sehari - hari, biasanya saya kerja serabutan,” kata OB. Diketahui, mereka adalah pelaku yang melakukan pembacokan terhadap seorang pengendara ojek online yang fotonya sempat viral di media sosial. “ Waktu itu saya lagi malak, dia dateng. Saya kira mau bantuin korban. Saya palak juga, dia ngelawan saya bacok satu kali,” ucap OB salah seorang anggota gangster Depok.

Ternyata, mereka tidak hanya satu kali itu saja beraksi. Mereka juga sudah melakukan perampasan dan melukai 3 orang lainnya. “ Iya selain pengendara ojol, mereka juga malak tukang nasi goreng. Ada 4 korbannya. Mereka modusnya merampas dan mengancam dengan sebilah celurit,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan. Adapun identitas korban adalah Adimat Alit (22) yang merupakan pengendara ojek online dibacok di kawasan Tanah Baru Beji, N (17) dan A (16) yang dibacok di Jalan Bangau Raya Pancoran Mas, serta Akhmad Isroul (19) yang merupakan pedagang nasi goreng yang dibacok di kawasan Limo.

Dari tangan pelaku, polisi pun berhasil mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit, 4 unit telepon genggam, serta 2 unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi. Pelaku pun dijerat pasal 365, 368 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.

Laporan Mely Kasna


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments