youtube channel

Channels

Dievakuasi dari Kapal Pesiar, Sebagian Warga AS Marah

Dievakuasi dari Kapal Pesiar, Sebagian Warga AS Marah

Warga AS dalam Kapal pesiar Diamond Princess dievakuasi (Foto: CCTV)

Sebanyak 300 warga Amerika Serikat (AS) dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina akibat virus corona. Namun sebagian di antara mereka marah. Penyebabnya?

Dua pesawat sewaan dikerahkan Pemerintah AS untuk mengevakuasi warganya dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina.

Para penumpang kapal warga AS itu sebelumnya dibawa dari Pelabuhan Yokohama, Jepang ke Bandara Haneda di Tokyo, Jepang. Di bandara tersebut sudah menunggu dua pesawat kargo Boeing 747 untuk membawa mereka pulang ke tanah air.

Setibanya di Amerika, bukan berarti mereka dapat langsung pulang ke rumah masing-masing. Semuanya harus dikarantina selama dua pekan lagi guna memastikan tidak terjangkit virus corona.

Dua pesawat sewaan dikerahkan untuk evakuasi warga AS dari Kapal Diamond Princess (Foto: Reuters)

Namun rupanya sebagian orang yang dievakuasi marah dengan Pemerintah AS. Mereka menganggap Washington lamban bertindak hingga mereka harus dikarantina lagi dengan waktu lama.

antvklik.com - Sebelumnya, para penumpang dan awak Diamond Princess sudah dikarantina dalam kapal sejak 3 Februari lalu. Selama masa karantina, tercatat ada 356 orang yang positif virus corona.

Sebanyak 46 orang di antara mereka adalah warga AS. Dijadwalkan, masa karantina dalam kapal akan berakhir pada 19 Februari 2020.

Seorang warga AS yang kecewa bernama Karey Mansicalco, yang memiliki perusahaan properti di Utah.

"Itu (karantina dalam kapal) seperti hukuman penjara atas sesuatu yang tidak pernah saya lakukan," katanya.

Secara finansial dan psikis ia mengaku benar-benar dirugikan. Apalagi dengan tambahan waktu tidak berada di rumah akan membuatnya menghabiskan biaya 50 ribu dollar AS lagi atau setara dengan Rp684 juta.

"Saya tidak dapat mengucapkan dengan kata-kata apa yang saya rasakan. Dan sekarang saya hanya merasa marah," kata Karey.

Evakuasi terhadap warga AS tidak berlaku bagi yang positif virus corona atau yang menunjukkan gejala-gejala terjangkit virus itu.

Setibanya di AS, seluruh orang yang dievakuasi akan dikarantina lagi selama dua pekan (Foto: Reuters)

Karantina Dalam Kapal Dipertanyakan

Kebijakan Pemerintah Jepang mengkarantina penumpang dan awak dalam kapal itu juga dipertanyakan ahli medis AS.

"Saya tidak mengerti mengapa mereka (Pemerintah Jepang) memerintahkan (penumpang dan awak) tetap di dalam kapal," kata Peter Hotez dari Baylor College of Medicine.

Peter menyebut karantina dalam kapal sebagai pendekatan dari abad ke 14 terhadap suatu wabah penyakit.

Lantaran Washington kehilangan kepercayaan atas efektifitas Jepang mengkarantina dalam kapal, maka digelarlah evakuasi. Apalagi awal pekan ini juga terungkap, bagaimana 1.000 awak kapal itu tidak dikarantina. Mereka masih makan dan bekerja bersama dengan menggunakan masker.

Meski sempat bikin warganya kesal, evakuasi yang dilakukan AS membuat iri penumpang dari negara lain.

"Selamat kepada Anda, orang-orang Amerika dan kamu dapat pergi (dari kapal). Pemerintahmu mendukung kamu, tapi pemerintah kami tidak," kata Rose Yerex, seorang penumpang asal Kanada.

Sejauh ini, Pemerintah Kanada baru mengumumkan rencana evakuasi dari kapal pesiar itu pada Minggu (16/2/2020). Di hari yang sama, Pemerintah Hong Kong juga berencana menyewa pesawat untuk mengevakuasi warganya dari kapal itu.

Namun, itu semua tidak berlaku bagi awak kapal Diamond Princess. Setelah masa karantina berakhir, seluruh awak kapal harus menjalani karantina tambahan selama 14 hari.

"Ini mengecewakan bagi kita semua," kata Jan Swartz, Presiden operator kapal pesiar Princess Cruises.

Pihak operator juga mengumumkan pembatalan pelayaran dengan kapal Diamond Princess hingga 20 April 2020.

Tercatat ada 1045 awak kapal Diamond Princess yang berasal dari berbagai negara. Sebanyak 78 orang di antara mereka berasal dari Indonesia.
Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo Jepang telah memastikan, seluruh awak kapal Indonesia dalam keadaan sehat.

CNN


icon featured

Popular

icon featured

Comments