youtube channel

Channels

Menengok Detasemen Kavaleri Berkuda Parompong

Menengok Detasemen Kavaleri Berkuda Parompong

Menengok Detasemen Kavaleri Berkuda Parompong

antvklik.com - - Siapa yang tak suka kuda? Hewan ini kerap melambangkan kekuatan dan kegagahan. Karena itu meski teknologi militer berkembang teramat pesat, dan kini pasukan kavaleri di dunia militer diidentikan dengan pasukan panser dan tank, pasukan berkuda ada dimana-mana. Orang-orang kaya bahkan menjadikannya sebagai gaya hidup dan status sosial. TNI-AD pun punya peternakan dan detasemen khusus pasukan berkuda. Kali ini saya mengajak menengok Detasemen Kavaleri Berkuda di Parompong, satu-satunya peternakan kuda sekaligus pusat pendidikan pasukan berkuda milik TNI-AD.

Jaman memang telah berubah. Kuda memang tak lagi jadi andalan utama perang modern, namun peranan pasukan berkuda masih tetap penting di berbagai angkatan bersenjata negara.

Sejatinya kavaleri identik dengan pasukan berkuda. Di Parompong Bandung Barat, ada peternakan kuda milik tentara, disini juga menjadi pusat pendidikan prajurit berkuda satu-satunya di Indonesia. Detasemen Kavaleri kuda alias Devkavkud, merupakan satuan operasional di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI-AD dengan tugas pokok melaksanakan tugas operasi khususnya patroli pengamanan yang tidak dibatasi oleh jaring jalan.

Satuan Kavaleri Berkuda ini terbentuk sejak adanya kuda-kuda hasil rampasan selama perang kemerdekaan akhir desember 1949 dan awal 1950. Waktu itu, 20 ekor kuda diserahkan oleh bekas pasukan KNIL kepada Satuan Kavaleri Tentara Nasional Indonesia.

Menjajal Kuda Tentara (Kukun Yudi Parwanto)

Saat ini, Denkavkud memiliki 240 ekor kuda dari keturunan thorough bre, wdarmblood dan anglo Arab yang terpelihara dengan baik, dan dijaga kualitas garis keturunannya.

Tak mudah memelihara kuda. Itu pasti. Karena itu setiap kuda di tempat ini diurus oleh seorang prajurit TNI.Kuda-kuda ini diurus secara teliti oleh para prajurit. Mulai dari memasang sepatu, memandikan, menyisiri surai dan ekornya hingga melatih kuda-kuda ini memahami perintah manusia.

Kuda-kuda dan prajurit TNI yang mengasuhnya ternyata atlet-atlet tangguh olahraga berkuda lho. Di PON XIX lalu, prajurit Detasemen Kavaleri yang memperkuat daerah Papua dan Jabar menyumbang tiga keping medali emas. ”Kami juga ikut dalam berbagai event olahraga seperti Asian Games dan belum lama PON XIX di Jawa Barat,”kata Komandan Denkavkud Mayor Kav Solikhin.

Di masa damai saat ini, satuan tentara ini berperan menyelenggarakan tugas-tugas protokoler, penyambutan tamu-tamu negara misalnya. Pada kunjungan Raja Salman belum lama ini, pasukan berkuda dari Parompong menjadi bagian dari penyambutan tersebut.

Sementara pada gelaran peringatan hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Indonesia tahun lalu, kuda-kuda dan prajurit dari Parompong ini mengawal bendera pusaka dari Monas ke Istana Merdeka.

Pada saat-saat tertentu, masyarakat juga dibolehkan memasuki detasemen berkuda ini, mencoba dan menaiki kuda-kuda militer milik detasemen legendaris ini.

Demikian laporan Machsus Thamrin dan Kukun Yudi Parwanto dari Parompong Badung Barat


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments