youtube channel

Channels

Cara Anies Dukung Tenaga Medis, Siapkan Hotel, Transportasi Hingga "Surat Cinta"

Cara Anies Dukung Tenaga Medis, Siapkan Hotel, Transportasi Hingga "Surat Cinta"

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: [email protected])

Di tengah perjuangan tenaga medis melawan wabah Covid-19, ada cerita miris tentang perawat di Jakarta yang diusir dari tempat kost karena dikhawatirkan sebarkan virus corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan berbagai langkah guna mendukung tenaga medis. Mulai dari siapkan hotel, transportasi hingga "surat cinta".

antvklik.com - Pemerintah DKI Jakarta berupaya mendukung para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam mengatasi wabah virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan keputusan Gubernur Anies Baswedan, para tenaga medis diberikan fasilitas untuk menginap di Hotel Grand Cempaka.

Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo, Novita Dewi, mengatakan, pihaknya telah siap menampung para tenaga medis.

Menurutnya, para tenaga medis layak dimuliakan, salah satunya dengan dengan memberikan fasilitas penginapan.

"Kami semua ingin memuliakan para tenaga medis yang sudah bekerja dan berjuang secara luar biasa dalam menangani pasien Covid-19. Jadi, kami akan memberikan tempat penginapan yang layak dan nyaman untuk mereka," kata Dewi.

Kamar Hotel Grand Cempaka Jakarta yang disiapkan jadi tempat menginap petugas medis (Foto: Pemerintah DKI Jakarta)

Hotel Lain Disiapkan

Ditambahkan, saat ini di Hotel Grand Cempaka sudah masuk tenaga medis dari RSUD Tarakan dan Pasar Minggu. Berdasarkan data Pemerintah DKI Jakarta, ada 400 tenaga medis yang akan menginap di hotel ini.

"Tadi siang Gubernur bilang ada 138 orang. Tetapi, sampai saat ini, diperkirakan akan ada 400 tenaga medis yang menginap. Dari RSK Duren Sawit sudah waiting list 80 tenaga medis," katanya.

Dewi mengatakan, selain di Grand Cempaka, juga disiapkan hotel-hotel lain guna menampung para tenaga medis.

"Di Hotel Grand Cempaka ini ada 220 kamar dengan kapasitas 414 kasur. Kami siapkan hotel tambahan, yakni D'Arcici Alhijrah, D'Arcici Sunter, dan D'Arcici Plumpang. Total masing-masing hotel memiliki kurang lebih 300 kasur. Jadi, keempat hotel ini memiliki kapasitas 700 kasur dan siap menampung 700 orang," kata Dewi.

Selain hotel, turut disiapkan makan pagi, siang, dan malam. Setiap kamar telah disemprot dengan cairan disinfektan. Para psikiater juga dikerahkan untuk membantu jika ada masalah dari pada tenaga medis.

Dewi memperkirakan, jumlah tenaga medis yang menginap di hotel akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Jakarta.

"Perkiraan saya, jumlah akan terus bertambah, jadi kami akan persiapkan untuk tahapan kedua dan ketiga. Ada banyak pihak yang akan memberikan secara cuma-cuma hotel atau penginapan mereka untuk dijadikan penginapan para tenaga medis," kata Dewi.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan, meminta Hotel Grand Cempaka milik BUMD, PT Jakarta Tourisindo diubah menjadi tempat menginap petugas medis di Jakarta.

Pemerintah DKI Jakarta juga menyediakan puluhan bus yang akan secara rutin mengantar dan menjemput para tenaga medis yang menginap ke rumah sakit tempatnya bertugas.

"Surat Cinta" dari Gubernur

Surat dukungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada petugas medis (Foto: Humas Pemerintah DKI Jakarta)Tak cukup sampai di situ saja. Anies juga menuliskan pesan berupa surat berisi ungkapan terima kasih kepada para petugas medis yang menangani pasien Covid-19.

Surat itu menjadi viral di media sosial setelah beredarnya video seseorang yang diduga petugas medis membacakan surat itu dengan penuh haru.

"Oh my God, kita dapat surat dari Gubernur DKI. Gila hw merinding cuy, ah gw pingin nangis," kata orang dalam video itu.

Lewat akun Instagramnya, Anies juga membagikan foto sedang merapikan tempat tidur para petugas medis di Hotel Grand Cempaka.

Foto yang diunggah itu kemudian diberi judul atau caption yang cukup menyentuh

"Tenaga medis yg mengurusi pasien Covid-19 adalah pejuang yg tugasnya terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata," tulis Anies.

View this post on Instagram

Tenaga medis yg mengurusi pasien covid-19 adalah pejuang yg tugasnya terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata. Mereka harus kita dukung penuh. Mulai hari ini, Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yg sedang berjuang keras mengalahkan wabah COVID-19. 220 kamar berisi 414 tempat tidur telah disiapkan. Dalam waktu dekat tiga hotel milik BUMD DKI juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis. Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan. 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput. Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul. Mereka turun berjuang melayani warga Jakarta dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini. Tak lupa kita terus doakan agar Allah SWT terus melindungi mereka, memberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini. Berbagai pihak turut membantu memberi dukungan. Dompet Dhuafa dan Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana. Kami sampaikan terima kasih atas kolaborasi ini. Kepada seluruh pihak yang dapat membantu, Jakarta memanggil kita semua. Bagi yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotel-hotel yang ingin membantu, silakan langsung hubungi pada gambar terakhir. Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita #HadapiBersama. Semoga Allah SWT melindungi kita semua. #JakartaTanggapCorona

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

Vivanews, Antara


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments