youtube channel

Channels

Beginilah Langkah Terbaru Singapura Tangkal Virus COVID-19 di Negaranya

Beginilah Langkah Terbaru Singapura Tangkal Virus COVID-19 di Negaranya

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengumumkan langkah-langkah yang lebih keras untuk menahan penyebaran COVID-19 di Singapura . (FotoGaya Chandramohan)

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengumumkan langkah terbaru dalam menangkal virus corona, yang jauh lebih keras dalam apa yang disebutnya sebagai "langkah tegas" untuk mencegah peningkatan wabah Covid-19.

antvklik.com - Lee memberi kabar terbaru tentang situasi COVID-19 dalam pidatonya kepada negara itu pada Jumat (3/4/2020). Ini adalah ketiga kalinya Lee berbicara kepada negara mengenai situasi COVID-19.

Seperti dilansir channelnewsasia.com, Pada 12 Maret, ia berusaha meyakinkan publik bahwa situasi di Singapura tetap terkendali, dan menetapkan berbagai langkah yang mungkin perlu diterapkan ke depan.

Memperhatikan peningkatan jumlah COVID-19 kasus harian baru, serta transmisi dan kluster lokal, Lee mengatakan bahwa langkah-langkah yang lebih ketat akan berfungsi sebagai pemutus arus dan berada di tempat selama satu bulan untuk membantu mengurangi risiko wabah besar. dan secara bertahap menurunkan angka Singapura.

Dari Selasa depan (7 April) hingga 4 Mei, sebagian besar tempat kerja - kecuali layanan esensial dan sektor ekonomi utama - akan ditutup.

Perusahaan makanan, pasar dan supermarket, klinik, rumah sakit, utilitas, transportasi dan layanan perbankan utama akan tetap terbuka, demikian juga rantai pasokan mereka.

Dalam rilis terpisah, Kementerian Kesehatan (Depkes) mengatakan bahwa semua restoran, pusat jajanan, kedai kopi, food court dan gerai makanan dan minuman lainnya akan tetap terbuka hanya untuk dibawa pulang atau dikirim.

Mulai Rabu depan, sekolah dan institut pendidikan tinggi juga akan ditutup dan pindah sepenuhnya ke pembelajaran berbasis rumah.

Semua pusat pengasuhan pra-sekolah dan siswa juga akan ditutup, tetapi akan menyediakan layanan terbatas untuk anak-anak dari orang tua yang harus terus bekerja dan tidak dapat membuat pengaturan perawatan alternatif.

Kelas akan dilanjutkan pada 5 Mei. Juga akan ada pembatasan pada pergerakan dan pertemuan orang-orang. Sejauh mungkin, orang-orang harus tetap di rumah dan menghindari mengunjungi bahkan keluarga besar mereka, terutama orang tua, kata Lee.

Individu hanya boleh meninggalkan rumah mereka jika mereka bekerja di layanan penting atau sektor ekonomi utama, atau untuk membeli makanan atau berolahraga di taman lingkungan, katanya.

"Semangat dari langkah-langkah ini adalah membuat kita semua meminimalkan kontak fisik. Jika kita tidak keluar, jika kita menghindari kontak dengan orang lain, maka virus tidak akan bisa menyebar. Sesederhana itu, "kata Tuan Lee.

channelnewsasia.com


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments