youtube channel

Channels

Biadab. Ayah Pedofilia Cabuli Anak Kandung dan Mempertontonkannya Via Skype

Biadab. Ayah Pedofilia Cabuli Anak Kandung dan Mempertontonkannya Via Skype

Biadab. Ayah Pedofilia Cabuli Anak Kandung dan Mempertontonkannya Via Skype

antvklik.com - www.antvklik.com-- Ayah yang satu ini sungguh sadis dan biadab. Betapa tidak, ia mencabuli anak kandungnya sendiri sejak usia dua tahun dan keponakannya sejak berumur 7 tahun. Tak hanya itu, tersangka aksi pencabulan anak kandung ini dipertontonkan pada teman-temannya melalui grup media sosial skype jaringan internasional. Adalah AI, tersangka pedofilia terhadap anak kandung sendiri. AI ditangkap petugas Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Kalimantan Timur.

Petugas kepolisian mendapati aksi melalui patroly cyber. Tersangka pedofilia terhadap anak kandung sendiri ini diketahui kerap mempertontonkan aksi penyimpangan seksualnya via grup media sosial skype jaringan internasional. “Hampir 1 bulan kami mengamati dan melakukan pencarian. Akhirnya tanggal 2 Mei lalu kita dapatkan kita lakukan penyelidikan akhirnya tanggal 6 Mei kita bisa tangkap pelaku, dan pelaku itu kita tangkap di Kembang Janggut, Kalimantan timur. Tersangka pekerjaannya di perusahaan sawit swasta,”kata Kabi Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono.

Ironisnya korban pedofilia adalah anak kandungnya sejak usia dua tahun serta keponakannya sejak usia tujuh tahun. "Jadi anak kandungnya ini mulai dicabuli atau disetubuhi sejak usia 2 tahun, dengan media skype tadi yang bersangkutan mengundang grup Skype menginformasikan lebih dahulu bahwa kita akan show."

Perbuatan bejat ini dilakukan tersangka bertahun-tahun. "Keponakannya itu dicabuli atau disetubuhi sejak usia 7 tahun sampai dengan 10 tahun. Anak kandungnya sendiri dari 2 tahun sampai 17 tahun sekarang ya," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat.

Dipromosikan dan Live di Skype

Gilanya, tersangka pencabulan anak kandung ini terlebih dahulu mempromosikan perbuatan bejatnya kepada rekan rekannya yang tersebar di mancanegara melalui 28 grup whattsap.Selanjutnya tersangka mempertontonkan aksi pedofilianya dengan melakukan live chat yang terkoneksi dengan tujuh grup skype internasional.

Lantas bagaimana nasib kedua anak yang malang tersebut? “Kepada kedua anak korban kekerasan seksual akan diberika trauma healing dari pemerintah,”kata Rini Handayani, Asisten Deputi Perlindungan Anak dan eksploitasi Komisi Perlindungan Anak.

Putri Agustine dan Robin Freddy melaporkan dari Jakarta


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments