youtube channel

Channels

Akibat Corona AS Hentikan Pergerakan Pasukannya di Luar Negeri Selama 60 Hari

Akibat Corona AS Hentikan Pergerakan Pasukannya di Luar Negeri Selama 60 Hari

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper (Foto: Reuters)

Amerika Serikat menghentikan pergerakan pasukannya di luar negeri selama 60 hari akibat wabah corona. Langkah ini menjadi langkah paling luas yang pernah diambil dan akan berdampak pada personel militer AS di seluruh dunia.

antvklik.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) membekukan pergerakan pasukan militer AS di luar negeri, sebagai langkah membatasi penyebaran virus corona di antara militernya. Seluruh aktivitas perjalanan dan pergerakan militer AS di luar negeri akan dihentikan sementara selama 60 hari.

Dilansir dari Reuters, Kamis (26/2/2020), Menteri Pertahanan (menhan) AS, Mark Esper, merilis perintah penghentian pergerakan untuk seluruh personel militer AS di luar negeri pada pekan ini. Laporan AFP menyebut perintah pembekuan ini, menghentikan pengerahan atau pengerahan ulang terhadap 90 ribu personel militer AS dalam dua bulan kedepan.

Dalam wawancara dengan Reuters, Esper menyebut perintah itu berlaku bagi seluruh anggota pasukan militer AS, juga para personel sipil dan keluarga tentara AS. Langkah ini menjadi langkah paling luas yang pernah diambil dan akan berdampak pada personel militer AS di seluruh dunia.

“Tujuannya adalah memastikan bahwa kita tidak akan membawa virus ini pulang. Menginfeksi yang lain, bahwa kita tidak menyebarkannya di kalangan militer,” ujar Esper.

Esper mengatakan pembekuan pergerakan tidak berlaku untuk penarikan tentara AS di Afghanistan, yang tengah berlangsung dan akan berlanjut. Diketahui bahwa AS berkomitmen untuk mengurangi jumlah tentaranya di Afghanistan menjadi 8.600 personel dalam waktu 135 hari setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada 29 Februari lalu.

Sejauh ini, Departemen Pertahanan AS menyebut ada 227 kasus virus corona di kalangan militer AS di seluruh dunia. Satu kontraktor di departemen itu dilaporkan meninggal karena virus ini.


icon featured

Popular

icon featured

Comments