youtube channel

Channels

Super Star Bolllywood Shah Rukh Khan Kesepian Ditinggal Penggemarnya

Super Star Bolllywood Shah Rukh Khan Kesepian Ditinggal Penggemarnya

Super Star Bolllywood Shah Rukh Khan Kesepian Ditinggal Penggemarnya (Foto Kolase)

Super Star Bolllywood Shah Rukh Khan saat ini merasa kesepian ditinggal penggemarnya yang selama ini selalu saja memenuhi halaman rumahnya.

antvklik.com - Rumah Shah Rukh Khan di Mannat, tampak sepi dan sunyi, nyaris tak terlihat tanda-tanda kehidupan.

Kondisi Ini merupakan pertama kali dan seumur hidupnya bagi Shah Rukh Khan yang sepi tanpa penggemar.

Dalam video yang dibagikan oleh akun twitter @rohitkhilnan, nampak dari luar rumah Shah Rukh Khan, yang sepi dan lengang.

Video yang diabadikan oleh jurnalis NDTV, Rohit Khilnani itu disebutkan bahwa suasana sepi akibat pemberlakuan Junta Curvew dan dilanjutkan dengan Lockdown 21 hari di India.

"Mumbai mengikuti Junta Curfew. Tidak ada satu orang pun di luar rumah Shah Rukh Khan. Itu pertama kalinya," cuit Rohit di Twitter.

Kondisi di atas tentu sangat bertolak belakang pada masa-masa sebelum wabah virus corona COVID-19 melanda dunia termasuk India.

Seperti yang pernah diunggah oleh Shah Rukh Khan di akun instagramnya @iamsrk, yang memperlihatkan ribuan penggemarnya memadati area rumahnya saat perayaan Idul Fitri.

Seperti diberitakan sebelumnya Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan akan melakukan lockdown selama 21 hari. Lockdown tersebut akan dilakukan mulai 25 Maret pukul 12.00 siang waktu setempat hingga 14 April.

"Kita hanya bisa aman dari virus corona jika kami tetap berada di dalam rumah," kata Narendra Modi dalam pidato kenegaraannya.

Menurut Narendra Modi, 21 hari adalah waktu minimum yang efektif untuk memutus siklus penularan virus corona. Apalagi, kata dia, penularan virus ini terjadi begitu cepat di seluruh dunia.

"Awalnya, butuh waktu 67 hari bagi virus ini menginfeksi 100 ribu orang di dunia. Tapi, ia hanya butuh waktu 11 hari untuk menginfeksi 100 ribu orang berikutnya, dan 4 hari untuk menginfeksi 100 ribu orang berikutnya lagi," tuturnya.

Narendra Modi juga menyebut, sistem kesehatan di negara-negara maju bahkan tidak efektif memerangi virus ini. Salah satu cara yang dinilai tepat untuk menekan jumlah penularan COVID-19 adalah dengan mengisolasi diri.

"Kami akan berupaya memastikan kehidupan sehari-hari tetap tidak terganggu. Pasokan produk dan layanan penting akan terus berjalan," jelas Narendra Modi.

Berdasarkan situs resmi Kementerian Kesehatan India, hingga Selasa (24/3), kasus positif virus corona di India sudah mencapai 469 kasus. Dari jumlah tersebut, 39 sembuh dan 10 lainnya meninggal dunia.


icon featured

Popular

icon featured

Comments