youtube channel

Channels

Saat Amitabh Bachchan Merasa 'Dijauhi' Para Pengemarnya Akibat Wabah COVID-19

Saat Amitabh Bachchan Merasa 'Dijauhi' Para Pengemarnya Akibat Wabah COVID-19

Saat Amitabh Bachchan Merasa 'Dijahui' Para Pengemarnya Akibat Wabah COVID-19 (Foto Kolase)

Saat mega bintang Bollywood Amitabh Bachchan merasa 'dijauhi' para pengemarnya akibat wabah COVID-19, yang dialaminya sepanjang hidupnya dan tak akan pernah melupakannya.

antvklik.com - Big-B, sebutan untuk Amitabh Bachchan, melukiskan perasaannya itu dengan membagikan keadaan di luar rumahnya yang sunyi dan sepi.

Padahal, biasanya selalu ramai didatangi penggemar, depan rumah Amitabh Bachchan yang sekedar ingin melihat sosoknya sebagai legenda bintang Bollywood, idola para penggemarnya.

Karena itulah, Amitabh Bachchan mengabadikan momen tersebut dalam sebuah video lalu membagikannya di akun Instagram miliknya @amitabhbachchan.

Video yang dibagikannya itu lantas diberi judul atau caption: "Marine Drive, Mumbai pagi ini.. Inilah apa yang disebut displin national. Hidup India,"

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan akan melakukan lockdown selama 21 hari. Lockdown tersebut akan dilakukan mulai 25 Maret pukul 12.00 siang waktu setempat hingga 14 April.

"Kita hanya bisa aman dari virus corona jika kami tetap berada di dalam rumah," kata Narendra Modi dalam pidato kenegaraannya.

Menurut Narendra Modi, 21 hari adalah waktu minimum yang efektif untuk memutus siklus penularan virus corona. Apalagi, kata dia, penularan virus ini terjadi begitu cepat di seluruh dunia.

"Awalnya, butuh waktu 67 hari bagi virus ini menginfeksi 100 ribu orang di dunia. Tapi, ia hanya butuh waktu 11 hari untuk menginfeksi 100 ribu orang berikutnya, dan 4 hari untuk menginfeksi 100 ribu orang berikutnya lagi," tuturnya.

Narendra Modi juga menyebut, sistem kesehatan di negara-negara maju bahkan tidak efektif memerangi virus ini. Salah satu cara yang dinilai tepat untuk menekan jumlah penularan COVID-19 adalah dengan mengisolasi diri.

"Kami akan berupaya memastikan kehidupan sehari-hari tetap tidak terganggu. Pasokan produk dan layanan penting akan terus berjalan," jelas Narendra Modi.

Berdasarkan situs resmi Kementerian Kesehatan India, hingga Selasa (24/3), kasus positif virus corona di India sudah mencapai 469 kasus. Dari jumlah tersebut, 39 sembuh dan 10 lainnya meninggal dunia.


icon featured

Popular

icon featured

Comments