Indonesia Resmi Mengirim 28 Atlet untuk Berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo

Indonesia Resmi Mengirim 28 Atlet untuk Berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo (Foto olympic.org)
Indonesia Resmi Mengirim 28 Atlet untuk Berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo (Foto olympic.org) (Foto : )
Indonesia secara resmi akan mengirimkan 28 atlet yang telah dinyatakan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Yakni yang bakal digelar pada 23 Juli-8 Agustus mendatang. Sebanyak 28 atlet itu akan berkompetisi pada delapan cabang olahraga, yaitu bulu tangkis (11 atlet), atletik (2 atlet), panahan (4 atlet). Serta menembak (1 atlet), dayung (2 atlet), angkat besi (5 atlet), surfing (1 atlet) dan renang (2 atlet).Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan terkait jumlah tersebut. Yaitu melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, 22 atlet.“Tahun ini, alhamdulillah, kami bisa memberangkatkan 28 atlet yang sudah lolos kualifikasi (Olimpiade),” kata Oktohari, Selasa (29/6/2021).“Insyaallah, sesuai dengan rapat terakhir dengan Kemenpora, kita akan mencapai posisi 40 besar di Tokyo. Kami tidak menggunakan patokan (perolehan) medali. Tetapi peningkatan peringkat dari posisi ke-46 di Olimpiade 2016 Rio menjadi posisi ke-40,” sambung dia.Pria yang akrab disapa Okto itu mengatakan KOI juga akan memberangkatkan satu atlet tambahan, yakni peselancar I Ketut Agus Aditya Putra.Menurut Okto, Ketut mendapat undangan resmi dari Federasi Surfing Internasional (ISA) dengan status atlet pengganti. Itu seandainya ada peserta yang sudah lolos kualifikasi, tetapi tidak mengisi slot di Tokyo nanti.“Sebenarnya dari surfing, Ketut tetap akan kami berangkatkan karena itu sudah regulasi dari ISA seandainya ada yang gagal (berangkat ke Tokyo), ada penggantinya. Nah, Ketut ini ada di daftar pengganti,” jelas Okto.Sementara untuk cabang senam, hingga saat ini belum ada kepastian apakah Indonesia dapat mengirimkan satu atletnya melalui jalur wildcard. KOI masih menunggu surat resmi dari International Gymnastics Federation (FIG).“Untuk cabang senam, kami masih menunggu (undangan) dari federasi internasionalnya, tetapi kami tetap harus kunci (jumlah atlet) perencanaan kami sehingga kami tetapkan 28 atlet yang akan berangkat (ke Olimpiade). Apabila ada perubahan, nanti kami akan sesuaikan,” tutup Okto, seperti dikutip dari Antara.