Misteri Potongan Tubuh Manusia yang Ditemukan Tim SAR di Pinggir Sungai

Misteri Potongan Tubuh Manusia yang Ditemukan Tim SAR di Pinggir Sungai (Foto Istimewa via Kumparan)
Misteri Potongan Tubuh Manusia yang Ditemukan Tim SAR di Pinggir Sungai (Foto Istimewa via Kumparan) (Foto : )
Tim SAR Banten menemukan potongan tubuh manusia saat sedang melakukan pencarian terhadap tiga orang korban longsor yang terjadi di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak pada Kamis (10/12/2020). Humas Basarnas Banten, Warsito menuturkan, potongan tubuh manusia yang ditemukan yakni, bagian tulang ekor hingga tulang punggung.Potongan itu ditemukan di pinggiran Sungai Cimadur, Desa Citorek sekitar pukul 10.00 WIB"Jadi di pencarian (korban longsor) hari kelima ini, tim menyisir Sungai Cimadur. Start dari Desa Citorek Sebrang sejauh 8 kilometer. Dan hasilnya tim menemukan potongan tubuh tulang ekor manusia," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/12/2020) malam.Warsito mengatakan, potongan tubuh itu diduga terbawa arus sungai Cimadur, sehingga saat ditemukan pertama kali posisinya ada di sebuah kebun yang berada di pinggiran sungai."Itu ada di pinggir sungai, diatas ya. Jadi bekas luapan air. Ditemukan kayak di kebun gitu. Itu bagian tulang punggung hingga tulang ekor, panjangnya sekitar 50 centimeter," terangnya.Namun, saat disinggung terkait apakah potongan tubuh tersebut merupakan salah satu korban tanah longsor.Warsito menyatakan belum mengetahui pasti dugaan tersebut, dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang lebih berwenang."Kita belum bisa memastikan, saat ini potongan tubuh itu sudah diserahkan ke rumah sakit untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan tim medis. Kita tunggu hasil dr tim medis aja," tukasnya.Sebelumnya, warga Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak digegerkan dengan penemuan potongan tangan manusia di aliran Sungai Cimadur Blok Pesawahan Cimanceuri pada Senin (7/12/2020) lalu.Kasatreskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sidik jari potongan tangan tersebut, pihaknya menemukan identitas yang diduga pemilik potongan tangan itu."Dari hasil pemeriksaan sidik jari, ditemukan 70 persen identitasnya. Setelah kita kroscek itu ternyata alamatnya ada di (Kecamatan) Cibeber, Lebak. Nah salah satunya (potongan) tangan ini identitasnya sama dengan salah satu korban longsor tersebut," kata David, seperti dikutip dari Kumparan.