Monumen Peti Mati Dibangun Warga untuk Mengingatkan Bahaya Covid-19

Monumen Peti Mati Dibangun Warga untuk Mengingatkan Bahaya Covid-19 (Foto Istimewa)
Monumen Peti Mati Dibangun Warga untuk Mengingatkan Bahaya Covid-19 (Foto Istimewa) (Foto : )
Warga Kelurahan Pademangan Timur kembali membangun monumen peti mati di Jalan Pademangan Raya, RT 001/008 Pademangan, Jakarta Utara. Monumen ini nantinya untuk mengingatkan warga akan bahaya Covid-19. Dan konsep pembangunan monumen peti mati dengan konsep sebuah taman kecil.Lurah Pademangan Timur Bambang Mulyanto mengatakan, saat ini pengerjaan taman di sekeliling monumen itu sedang berjalan."Kita menetapkan monumen peti mati karena di sekitarnya belum ada taman, saat ini sedang dibuatkan taman di sekitarnya," kata Bambang saat ditemui di Pademangan Timur, Minggu (11/10/2020).Bambang menuturkan, pembangunan monumen peti mati ini untuk memperingatkan kepada warga bahwa bahaya Covid-19 masih mengintai.Selain itu, konsep taman dikedepankan sekaligus untuk menambah unsur estetika pada monumen tersebut."Estetikanya kita juga ingin supaya taman itu seperti ini loh, bukan untuk duduk-duduk, bukan untuk kumpul-kumpul, tapi juga dinikmati dengan baik," tutur Bambang, seperti dikutip dari rri.co.id.Monumen berkonsep taman ini ditargetkan selesai pada pekan depan. Dan sudah lengkap dengan papan jumlah kasus Positif Covid 19 di wilayah Pademangan Timur.Dalam prosesnya, pembuatan monumen melibatkan petugas PPSU Kelurahan Pademangan Timur serta petugas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara.Sebelumnya, warga Pademangan juga membangun monumen peti mati guna mengingatkan warga terkait penyebaran Covid-19 yang kian masif.Peti mati itu ditempatkan di SPBU Pertamina yang berada di Jalan Budi Mulia, Pademangan Barat, Jakarta Utara.[caption id="attachment_386149" align="aligncenter" width="800"] Monumen Peti mati di Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara (Foto Dok. Istimewa) Monumen Peti mati di Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara (Foto Dok. Istimewa)[/caption]Monumen itu diletakkan di atas tepat di tengah-tengah pintu masuk dan keluar kendaraan dari SPBU.Peti tersebut dibungkus kain putih dan di bawah peti mati akan dipasang white board atau papan tulis untuk menampung data warga Pademangan yang terpapar Covid-19.