Ilmuwan Sarankan Konsumsi Vitamin D untuk Cegah Covid, Ini Alasannya

green-35016_960_720 ciker-free-vektor-images
green-35016_960_720 ciker-free-vektor-images (Foto : )
Para Ilmuwan menyarankan mengonsumsi vitamin D untuk mencegah virus corona (Covid-19), karena nutrisi ini membantu sistem kekebalan tubuh. Penelitian pendahuluan yang baru menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dapat berperan dalam mencegah penularan virus Covid-19. Vitamin D didapat dengan mengonsumsi suplemen vitamin D atau olah raga dan berjemur di bawah sinar matahari yang merupakan sumber alami dari nutrisi penting ini.Tidak mengherankan mengapa para ilmuwan tertarik mempelajari vitamin D sebagai alat pengobatan untuk Covid-19, atau nutirisi potensial untuk penyakit serius dari penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona (Covid-19)“Bagaimanapun, kekurangan vitamin D adalah umum di antara banyak kelompok yang berisiko tinggi untuk Covid-19, termasuk orang tua dan orang dengan obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi”, kata Rose Anne Kenny, ketua gerontologi medis di Trinity College di Dublin, seperti dilansir laman  everydayhealth, (5/2020).Penuaan dan obesitas sama-sama mengurangi kemampuan kulit untuk membuat vitamin D dari paparan sinar ultraviolet matahari, kata Kenny, dan penyakit ini terkait dengan penuaan dan membawa beban ekstra.Vitamin D dikenal untuk membantu beberapa fungsi tubuh penting yang, ketika dikompromikan, dapat memengaruhi hasil Covid-19.“Vitamin D terkenal karena efeknya pada tulang, tetapi juga memiliki efek penting pada sistem kekebalan,” kata Adrian Martineau, PhD, profesor klinis untuk infeksi saluran pernapasan dan kekebalan di Queen Mary University of London.Menurut National Institutes of Health, vitamin D juga penting untuk melawan peradangan dan berkontribusi pada pertumbuhan sel.“Vitamin D mendukung kemampuan sistem kekebalan bawaan untuk meningkatkan berbagai respons antivirus, termasuk produksi zat yang disebut peptida antimikroba yang diproduksi oleh sel darah putih dan lapisan paru-paru”, kata Dr. Martineau.Peptida ini memiliki sifat antivirus dan juga antibakteri. Vitamin D juga bertindak untuk meredam respons peradangan yang berpotensi berbahaya di tubuh yang dapat lebih aktif pada orang dengan kondisi kesehatan seperti obesitas dan diabetes, yang juga merupakan faktor risiko Covid-19, tambah Martineau.