Viral, Video Jenasah Korban Covid-19 Dibuang Oleh Petugas

jenasah dibuang
jenasah dibuang (Foto : )
Video yang viral itu sudah dikonfirmasi kebenarannya. Delapan petugas yang mengurus jenasah langsung dipecat dan akan diganti dengan petugas yang baru.
Sebuah video viral memperlihatkan petugas membuang mayat pasien Covid -19 ke lubang, peristiwa ini memicu kemarahan publik.Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan para pekerja yang mengenakan alat pelindung diri (APD) melemparkan jasad yang dibungkus kantong sampah hitam ke sebuah lubang yang dalam.Para pejabat di Distrik Bellary, Karnataka, Negara Bagian India mengonfirmasi bahwa rekaman itu asli dan meminta maaf kepada keluarga. Dan 8 petugas yang mengurus pembuangan jenazah Covid-19 telah dipecat dari tugasnya.https://twitter.com/i/status/1277870423376449537Mayat-mayat yang dibuang para petugas adalah jasad dari delapan pasien yang meninggal karena Covid-19 di hari sebelumnya.Di Karnataka sudah lebih dari 246 kematian akibat Covid-19. Namun, mendapat pujian sebagai salah satu negara bagian yang cukup berhasil dalam melacak dan membendung penyebaran penyakit tersebut."Kami telah mengeluarkan surat permintaan maaf tanpa syarat kepada keluarga korban. Kami sangat terluka karena hal ini dan kami sangat menyesal. Kami mengutuk cara mayat diperlakukan. Mereka seharusnya diperlakukan lebih manusiawi," kata Pejabat Senior Distrik, SS Nakula dikutip dari laman BBC Hindi, Senin (6/7/2020)."Mereka mengikuti semua protokol. Yang menjadi kesalahan mereka bukan bagian mengenai bagian protokol tetapi mentalitas bahwa mayat harus ditangani dengan bermartabat," tambahnya.Dia mengatakan bahwa orang-orang dalam video itu telah dipecat, menambahkan bahwa mereka akan digantikan oleh tim baru yang akan membuang mayat "dengan sensitivitas".Ada banyak ketakutan dan stigma seputar Covid-19 di India. Orang-orang yang terkena penyakit itu distigmatisasi dan dijauhi, sementara mayat-mayat mereka sering dibuang karena petugas kesehatan takut menyentuh mereka.Dengan hampir 600.000 kasus yang dikonfirmasi, India memiliki jumlah infeksi Covid-19 tertinggi keempat di dunia.