Rawapening Meluap, Banjir Rendam 4 Desa di Kabupaten Semarang

RAWAPENING MELUAP (ADITYA) (Foto : )

Hujan deras selama beberapa jam, yang mengguyur kawasan Danau Rawapening, menyebabkan danau alam terbesar di Kabupaten Semarang tersebut meluap. Selain mengakibatkan sejumlah jalan terendam air, luapan air danau Rawapening juga merendam beberapa dusun di 4 desa, yang berada di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.Hujan deras selama beberapa jam pada Jumat (24/4/2020), yang mengguyur kawasan danau Rawapening, Kabupaten Semarang, menyebabkan danau alam terbesar di Kabupaten Semarang tersebut meluap.Luapan air danau Rawapening, menggenangi ribuan hektar persawahan, sejumlah jalan penghubung antara Kabupaten semarang dengan Salatiga, serta perumahan warga di  empat desa.Salah satu jalan yang cukup parah terndam air adalah, jalan penghubung antara Ambarawa dengan Kota Salatiga, dimana ketinggian air mencapai 50 centimeter dan berada di beberapa titik sepanjang kurang lebih 1 kilometer.Banyak pengendara sepeda motor yang mencoba menerobos banjir, dan mengakibatkan kendaraan mereka mogok. Bahkan beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir juga terjatuh, akibat derasnya aliran air yang mengalir di jalan tersebut.Selain menggenangi jalan, luapan air dari danau Rawapening juga menggenangi sejumlah dusun di empat desa, yaitu Desa Ngrapah, Desa Banyubiru, Desa Rowoboni dan Desa Rowosari.Di sejumlah desa ini, ketinggian air rata-rata berkisar antara 50 hingga 70 centimeter, dan mengakibatkan sejumlah warga tak bisa beraktivitas.Guna mengantisipasi adanya luapan susulan, mengingat tingginya intensitas hujan saat ini, Pemkab Semarang sudah melakukan pemetaan daerah terdampak, dan akan menyiapkan beberapa langkah terkait dengan antisipasi luapan susulan. Aditya Bayu | Kabupaten Semarang, Jawa Tengah