Viral Foto Dua Kadis Berfoto Ria Menginjak Kura-kura, Ini Penjelasannya

Kura-kura (Foto : )

Beredar dan viral dua orang lelaki berfoto diatas kura-kura. newsplus.antvklik.com - Jagat media sosial diramaikan dengan beredarnya foto dua lelaki setengah baya yang berfoto dengan riang sambil berdiri diatas kura-kura cangkang keras. Nitizens mengutuk keras foto tersebut. Menurut mereka foto tersebut tak pantas dilakukan.Foto tersebut ternyata diambil di Taman Wisata Kura kura atau Taman Bejukeu, yang di bangun di Komplek Perkantoran Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba)  di sekitaran SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, (TBT) tepatnya di Tiyuh Pulung Kencana, yang dibangun menggunakan dana Pemkab setempat.Dua orang yang berfoto itu disebut-sebut adalah Kepala Dinas di Tubaba, yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) dan Kepala Dinas Perikanan.Kepala Dinas Perikanan Tulang Bawang Barat Hindarsan mengakui bahwa salah seorang diantara mereka adalah dirinya. " Ya benar. Itu foto saya,"katanya kepada Antv.Menurut Hindarsan, pihaknya baru kami mendapat kunjungan dari BKSDA," Bahwa jenis kura-kura yang ada ini tidak termasuk jenis yang dilindungi juga termasuk hewan yang bercangkang keras dan kuat,"katanya.Menurut informasih yang diterima, foto tersebut diambil pada tanggal 10 Juni 2019 sekitar pukul 17.15 WIB. Berlokasi di Taman Kura-kura Tubaba untuk keperluan bahan sosialisasi dan edukasi Taman Kura-kura Tubaba yang sekiranya foto tersebut akan diberikan keterangan gambar untuk edukasi tentang kura-kura di lingkungan Taman Kura-kura Tubaba.Kura-kura dalam foto yang beredar adalah jenis cangkang keras dan menurut berbagai sumber kemampuannya dapat menahan gigitan seekor buaya predator atau kurang lebih 2,2 TON (5000 Psi), "Jadi sesungguhnya tidak ada niat ataupun unsur kesengajaan untuk menganiaya kura-kura sebagaimana foto yang beredar, dalam foto-foto lainnya kami terlihat sedang membersihkan cangkang dan taman kura-kura, namun apapun bentuknya menyebarluaskan foto tersebut tanpa caption/keterangan gambar yang benar adalah tindakan yang tidak beradab dan sudah mendiskreditkan personal, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan atas beredarnya foto tersebut kepada seluruh fihak, para pecinta kura2, WALHI, pemerintah Kabupaten Tubaba,"kata Hari Kang.