Kementerian Kesehatan Cegah Anemia Pada Remaja Putri

menkes (Foto : )

www.antvklik.com - Kementerian kesehatan mengajak siswi SMK Negeri 1 Limboto, Gorontalo untuk meminum Tablet Penambah Darah.  Hal ini agar seluruh siswi terbebas dari anemia. Para remaja putri dianjurkan meminum tablet setiap minggu sekali.Menteri kesehatan Nila F.  Moeloek saat berkunjung (16/7) mengatakan pencukupan gizi pada calon ibu, akan memengaruhi kualitas gizi dari anak yang dikandungnya. Maka, Menkes berharap, jumlah ibu hamil yang mendapatkan tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan dapat mencapai 85 persen.Siswi/remaja putri diprioritaskan karena di Gorontalo banyak yang menikah diusia muda. Sehingga mereka sehat, tidak stunting atau kerdil. Dan ketika nanti menikah dan hamil, calon anaknyapun juga sehat.“Anak-anak SMA harus mulai diajak mengerti, mengetahui cara minum obat dan makan sehat. Ketika menikah dan hamil, mereka, calon ibu harus disiapkan agar tidak stunting atau kerdil", ucap Nila.Nila mencermati bahwa pemberian tablet sebagai sebuah upaya membangun SDM Indonesia dilakukan lewat pemenuhan gizi seimbang bagi remaja. Data Kementerian kesehatan menunjukkan hingga penghujung 2016, angka pemberian tablet telah mendekati target, yakni 83,2% dari total target 85%.Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Dr. Idris Rahim mengakui, upaya yang dilakukan menteri kesehatan sejak 1 tahun lalu membuat sebuah perubahan signifikan. Masalah kesehatan terselesaikan sekitar 80%.Baca juga  https://newsplus.antvklik.com/news/stunting-masalah-kurang-gizi-kronis/0


Nugroho Dendy, Gorontalo.